Berastagi, Detak Indonesia--Telah terjadi peristiwa pohon tumbang yang melintang di badan jalan lintas Medan - Berastagi, Desa Doulu, Kecamatan Berastagi, Kabupaten Karo, Provinsi Sumatera Utara Sabtu (2/12/2023) sekira pukul 05.00 WIB.
Personel Sat Lantas dan Polsekta Berastagi, yang menerima informasi peristiwa tersebut langsung menuju ke TKP bersama dengan Koramil Berastagi, untuk segera melakukan upaya pembersihan dan pengaturan, menghindari kemacetan panjang kawasan wisata akibat akses jalan yang terhalang material pohon.
Kapolres Tanah Karo AKBP Wahyudi Rahman, melalui Kapolsekta Berastagi Kompol Viktor Simanjuntak, menjelaskan dalam peristiwa tersebut, tidak ada korban jiwa, hanya askes jalan terhalang sehingga menimbulkan kemacetan arus lalin.
Mengantisipasi kemacetan panjang, pihaknya langsung melaksanakan pengaturan lalin di lokasi dan beberapa titik lainnya dan melakukan pembersihan material pohon tumbang dengan menggunakan mesin gergaji rantai (chainsaw).
Sekira pukul 09.00 WIB, seluruh material pohon tumbang sudah disingkirkan dari badan jalan, dan lalu lintas telah berjalan normal dengan pengaturan lalin yang dilakukan personel di lokasi.

"Langsung kita bersihkan bersama personel Koramil Berastagi, material pohon tumbang yang melintang di badan jalan," kata Kapolsek.
Kapolsek mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk berhati hati saat melintas di jalur perbukitan dan pepohonan, khususnya saat cuaca ekstrem dan hujan.
"Lebih baik berhenti dulu di tempat aman menunggu cuaca aman untuk melintas," pesan Kapolsek.
Selain itu Kapolsek juga mengingatkan untuk tetap antre apabila terjadi kemacetan, untuk tidak mengambil jalur lawan arah, menghindari kemacetan yang lebih panjang.
"Untuk tetap budayakan antre apabila arus lalu lintas terhambat, jangan mengambil jalur lawan arah, yang justru akan membuat parah kemacetan di jalan," pesannya.
Sementara itu Sabtu malam dan Ahad malam dari arah Berastagi menuju Medan, bus angkutan umum, dan mobil pick-up angkutan sayur dan buah saling lomba salip mobil lain bikin macet. Bahkan lajur lawan arah diambil dan terjadi kemacetan panjang selama 1,5 jam. Pengendara lain yang sopan dan tertib tetap mematuhi aturan lalu lintas dan bersabar antrean panjang walau diguyur hujan gerimis.(stm/azf)