Pekanbaru, Detak Indonesia--Geger dan viral peristiwa kejar-kejaran aparat Opsnal Jemalang Polresta Pekanbaru dengan seorang pengendara mobil Astra Toyota Calya BM 1385 AE Jumat senja (24/5/2024) dari kawasan Jalan Ahmad Dahlan Sukajadi Pekanbaru sampai terhenti setelah ditembak polisi di seberang Restoran Koki Sunda Jalan Sudirman Pekanbaru, ternyata yang disergap adalah buronan target operasi (TO) yang dicari seorang residivis pembobol ruko inisial R (39) warga Kecamatan Sukajadi Pekanbaru asal daerah Malalak Pariaman Sumbar.
Hal ini disampaikan resmi Kapolresta Pekanbaru melalui Kasat Reskrim Kompol Berry Juana Putra kepada wartawan di depan Kamar Jenazah RS Bhayangkara Jalan Kartini Pekanbaru, Jumat malam (25/5/2024), di depan kamar jenazah tempat jenazah R diotopsi petugas medis.
Menurut Kompol Berry, satu petugas polisi cidera akibat ditabrak pelaku. Demikian juga pemotor masyarakat terluka di kepala dijahit 20 jahitan dan motornya terseret jauh. Mobil petugas Opsnal yang ikut mengejar pelaku ini juga sempat rusak bagian depan akibat ditabrak R.
Tim Opsnal Jemalang Polresta Pekanbaru menghentikan R di Jalan Sudirman depan seberang Restoran Koki Sunda Pekanbaru dengan terlebih dahulu melepaskan tiga tembakan peringatan ke udara. Itupun tak dihiraukan R.

Mobil Astra Toyota Calya BM 1385 AE yang dikendarai residivis R (39) rusak penyok diamankan di Mapolsekta Bukitraya Pekanbaru, Jumat malam (24/5/2024).
Polisi juga menembak ban kanan belakang dan ban depan kiri mobil yang dikendarai R sampai kempes. Karena tak menghiraukan peringatan polisi, akhirnya polisi mengambil tindakan tegas dan terukur terhadap residivis ini.
"Residivis R ditembak di bagian pinggang belakang kanan tembus ke dada kiri dan meninggal," jelas Kompol Berry.
Di dalam mobil yang dikendarai R ditemukan linggis, dua paket kecil narkoba sabu, uang lebih kurang Rp8 juta hasil kejahatan, sebo untuk menutup muka, tas, dan lain-lain.
Menurut Kompol Berry, terhadap residivis R ini sudah ada tiga Laporan Polisi (LP) ditambah dua LP lagi dari Polsek Rumbai.

Seperti diberitakan sebelumnya, sejumlah pengemudi mobil dan pengendara motor terhenti di tengah Jalan Sudirman Pekanbaru Jumat senja (24/5/2024) sekira pukul 18.15 WIB karena adanya penyergapan oleh petugas terhadap pengendara mobil warna hitam Astra Toyota Calya BM 1385 AE.
Mobil penyergapan yang beranggotakan sekitar empat orang memerintahkan pengendara mobil hitam keluar dari mobil namun tak mau keluar. Akhirnya terdengar kaca mobil hitam pecah berserakan dan terdengar empat suara letusan senjata api.
.jpg)
TKP penyergapan dan penembakan R di dalam mobil yang dikendarainya di Jalan Sudirman Pekanbaru seberang Koki Sunda Jumat senja (24/5/2024) ternyata residivis yang diburu Tim Opsnal Jemalang Polresta Pekanbaru. Mobil pelaku menabrak motor polisi dan motor warga sampai terseret jauh dan viral di medsos.
Saksi mata Yusuf di ruko Sudirman yang membawa becak barang dan Sijar petugas parkir Koki Sunda menjelaskan kepada wartawan mereka melihat dan mendengar suara letusan tersebut dan akhirnya mendekat.
"Saya lihat ada empat orang petugas dan mereka melepaskan tembakan ke arah tubuh pengendara Astra Toyota Calya hitam yang tak mau keluar dari mobilnya. Macet kendaraan tadi di Jalan Sudirman ini," jelas Yusuf.
Dari tinjauan TKP malam tadi masih nampak kaca mobil pecah berserakan di seberang Restoran Koki Sunda di Jalan Sudirman Pekanbaru arah ke Bandara Sultan Syarif Kasim II (SSK II) Pekanbaru.
Sementara di kamar jenazah RS Bhayangkara Jalan RA Kartini Pekanbaru sudah berkumpul beberapa petugas berpakaian preman. Residivis R diotopsi jenazahnya di kamar jenazah tersebut.

Kamar jenazah RS Bhayangkara Polda Riau Jalan RA Kartini Pekanbaru tempat otopsi jenazah residivis R (39).
Kasat Reskrim Polresta Pekanbaru Kompol Berry Juana Putra yang dikonfirmasi wartawan malam tadi membenarkan peristiwa ini.

Mobil petugas polisi yang ikut kejar mobil yang dikendarai residivis R, ikut rusak ditabrak R.
Menurut Kompol Berry pelaku adalah pelaku tabrak lari motor yang melarikan diri dan tak mau berhenti dan melarikan diri. Sementara motor korban terseret jauh oleh mobil pelaku. Satu teman R kini buron. (azf)