Pekanbaru, Detak Indonesia--Ketua Dewan Pengurus Daerah (DPD) Tingkat I, Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Provinsi Riau Larshen Yunus langsung menyampaikan kecamannya, pasca mengetahui adanya informasi penangkapan beberapa wartawan, yang dituding melakukan pemerasan.
Kecaman tersebut disampaikan langsung oleh Ketua DPD KNPI Provinsi Riau, Kakanda Larshen Yunus.
Menurutnya, Kapolresta Pekanbaru melalui Kepala Satuan (Kasat) Reskrim diduga benar-benar telah melakukan tindakan yang nonprosedural.
Aktivis Anti Korupsi itu pastikan, bahwa penangkapan beberapa wartawan yang dituduh melakukan aksi pemerasan tersebut sulit untuk diperkarakan. Pasalnya, Pelapor tersebut juga diduga terlibat aktif dalam memberikan sesuatu, jadi si Pelapor juga wajib diamankan, kalau memang semangat Supremasi Hukum dijadikan patokannya.
"Para sahabat wartawan itu jangan hanya dituduh melakukan tindakan yang menjurus pada Perbuatan Melawan Hukum (PMH) saja, tapi para Penyidik harus benar-benar PRESISI, jangan sampai bermain-main dengan nasib seseorang!" ujar Larshen Yunus.
Ketua KNPI Provinsi Riau itu tegaskan, bahwa pihaknya siap sedia memberikan Pendampingan Hukum gratis bagi para sahabat Wartawan tersebut.
Pimpinan dari INDUK Organisasi Kepemudaan terbesar dan tertua itu katakan, bahwa sampai Langit Runtuh sekalipun, kebenaran akan Menang! Satyam Eva Jayate.
"Ayo bapak ibu masyarakat Kota Pekanbaru, mari sama-sama kita soroti kinerja Kasat Reskrim Polresta Pekanbaru, jangan sampai zholim dan bersyubahat diduga dengan pelaku kejahatan! apa karena dia TNI, lalu laporan tersebut ditelan mentah-mentah?! Ayo PRESISI" ajak Ketua KNPI Riau Larshen Yunus.
Jum'at (2/8/2024) kasus oknum TNI yang sedang disoroti para Wartawan tersebut menjadi atensi dari Tim Kuasa Hukum DPD KNPI Provinsi Riau. Polisi di Polresta Pekanbaru diharapkan mampu bekerja secara baik, benar dan Profesional.
Menurut Larshen Yunus oknum TNI diduga mafia BBM bersubsidi wajib ditahan. Polresta Pekanbaru jangan hanya berani dengan wartawan!" KNPI Riau desak Kapolresta Pekanbaru tangkap dan tahan oknum TNI, pasca tudingan pemerasan oleh oknum Wartawan. Kasus pemerasan antara oknum TNI dengan wartawan, Ketua KNPI Riau bilang Polresta Pekanbaru harus PRESISI. (*/di)