Pekanbaru, Detak Indonesia--Didampingi Ustad Abdul Somad (UAS), pasangan bakal calon (balon) Gubernur Riau Abdul Wahid-SF Haryanto yang menjadi harapan masyarakat Riau ke depan dalam membangun memajukan Provinsi Riau 2024-2029, resmi mendaftarkan diri ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Riau di Jalan Gajah Mada Pekanbaru, Rabu siang (28/8/2024). Ikut juga Ketua DPD PDIP Riau, Bupati Pelalawan Riau Zukri yang diketahui lulusan pesantren.
Sejumlah tokoh senior pendukung "Bermarwah" (Bersama membangun Riau Wahid Haryanto) nampak hadir saat deklarasi di sebuah hotel di Jalan Diponegoro Pekanbaru Rabu pagi (28/8/2024). Hadir antara lain mantan Bupati Siak Arwin AS SH, mantan Ketua DPRD Riau drh Chaidir, Intsiawati Ayus, mantan anggota DPRD Riau Maizir Mit, Iyeth Bustami, mantan Ketua DPD Partai Demokrat Asri Auzar, Destrayani Bibra, dan lain-lain. Sementara Abdul Wahid dari PKB yang mencalonkan diri maju di Pilgub RI ini mengaku dia didorong oleh seniornya dari Indragiri Hilir Rusli Zainal (RZ). Dan semakin kuat lagi tekadnya setelah disokong dianjurkan oleh Ustad Abdul Somad. Pasangan ini juga didukung oleh sejumlah tokoh lintas agama di Riau.
Ribuan perwakilan masyarakat Riau mengantarkan pasangan balon Gubernur Riau ini, dengan harapan lolos dan sukses dalam kontestasi Pilkada Riau 2024-2029 dan menjadi pasangan Gubernur Riau terpilih 2024-2029.
Prestasinya dalam membangun Riau tidak diragukan lagi, apalagi SF Haryanto. Sebanyak 21 ruas jalan di Kota Pekanbaru dituntaskan selama 5 bulan menjabat Pj Gubernur Riau. Adapun 21 ruas jalan dalam kota yang diperbaiki milik Provinsi Riau dan Kota Pekanbaru. Kepala Dinas PUPR Riau Arief Setiawan pernah mengatakan 14 ruas jalan yang diperbaiki mulai dari jalan protokol hingga jalan dalam kota.
Jalan yang dikerjakan di Kota Pekanbaru antara lain Jalan Cut Nyak Dien dan Jalan Sultan Syarif Kasim.

Sebagaimana dikeluhkan masyarakat selama bertahun-tahun belakangan ini sebelum dijabat Pj SF Haryanto, belasan ruas jalan itu rusak parah berlubang-lubang hingga sedang. Bahkan sejumlah ruas jalan yang diperbaiki sebelumnya dikeluhkan masyarakat luas.
Sepeti Jalan Cipta Karya di Kelurahan Sialangmunggu Kecamatan Tuah Madani, Pekanbaru ruas jalan milik Pemerintah Kota Pekanbaru itu dikeluhkan karena rusak parah sejak beberapa tahun terakhir. Namun, kondisinya kini sudah mulus diaspal setelah ditangani Pemprov Provinsi Riau lewat Dinas PUPR sebelumnya saat rusak parah ditinjau langsung SF Haryanto.
Perbaikan jalan dilakukan sesudah Pj Gubernur SF Hariyanto meninjau langsung jalan rusak tersebut bersama Kepala Dinas PUPR Riau Arief Setiawan dan Pj Wali Kota Pekanbaru, Risnandar Mahiwa. Peninjauan jalan dilakukan untuk memastikan kondisi sebelum diaspal. Kini Jalan Cipta Karya Panam itu sudah mulus diaspal hotmix.
Selain jalan Provinsi Riau, perbaikan juga dilakukan di ruas jalan Pemko Pekanbaru. Perbaikan dilakukan setelah Pj Wali Kota Risnandar Mahiwa berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi Riau.
Ada 14 ruas jalan yang diperbaiki di Pekanbaru milik Provinsi Riau dan tujuh milik Pemerintah Kota Pekanbaru. Mayoritas sudah selesai.

Adapun 24 ruas jalan yang dikerjakan PUPR Riau di Kota Pekanbaru terdiri Ruas Jalan Provinsi yakni Jalan Cut Nyak Dien, Jalan Jenderal Ahmad Yani, Jalan Imam Bonjol, Jalan HM Yamin SH, Jalan Ir H Juanda, Jalan Akses VIP Bandara SSK II, Jalan Tuanku Tambusai, Jalan SM Amin, Jalan Cipta Karya, Jalan Adi Sucipto, Jalan Kartama, Jalan Datuk Setia Maharaja, Jalan Diponegoro, dan Jalan Sultan Syarif Qasim.
Kemudian Ruas Jalan Kota Pekanbaru yakni Jalan Akses Reguler Bandara SSK II, Jalan Walet Komplek Lanud, Jalan S Parman, Jalan Setia Budi, Jalan Ronggo Warsito, Jalan Tengku Bey, dan Jalan Thamrin Pekanbaru.
Abdul Wahid di salah satu hotel di Pekanbaru saat deklarasi Rabu pagi (28/8/2024) putera Indragiri Hilir ini menegaskan sejumlah jalan di Riau ke depannya tak boleh lagi dibiarkan berlubang-lubang. Tak boleh lagi jalan rusak, tak ada lagi orang tak bisa menyeberang sungai, disiapkan jembatan, pelabuhan, dan lain-lain.
Kemudian meningkatkan lapangan kerja, menyiapkan program pengentasan kemiskinan, ekonomi kerakyatan, pendidikan dan kesehatan. Pendidikan banyak belum merata, terjadi ketimpangan. Termasuk sekolah-sekolah agama, pondok pesantren dan sekolah agama akan menjadi prioritas karena mencetak generasi tangguh. Tidak boleh ada ketimpangan pendidikan umum dan pendidikan sekolah agama, ini akan dituntaskan.
Menurut Abdul Wahid dia adalah pengusaha selain juga anggota DPRD Riau. Tahu cara mencari duit. Pak SF Haryanto tahu cara menggunakan duit untuk pembangunan Riau yang maju ke depan. Abdul Wahid mengaku datang dari pelosok kampung, tahu betul susahnya hidup di pelosok kampung. Abdul Wahid tahu betul kinerja SF Haryanto seperti pelopor pembangunan flyover di Pekanbaru, jembatan Siak IV Jalan Sudirman ujung Pekanbaru, dan lain-lain.

Sementara rencana pembangunan flyover Simpang Panam Km 14 Pekanbaru tetap akan dilaksanakan 2025. Juga jembatan Bukitbatu-Bengkalis, tanpa dana APBD kata SF Haryanto bakal dibangun jembatan sepanjang 7 kilometer menelan dana Rp10 triliun. SF Haryanto dalam deklarasi di sebuah hotel di Pekanbaru Rabu pagi (28/8/2024) mengatakan pihaknya juga dengan tanpa menggunakan dana APBD bisa groundbreaking pembangunan sebuah hotel di Jakarta milik Pemprov Riau. Tidak ada satu rupiahpun duit APBD Riau masuk di situ.(azf)