Ustad Abdul Somad Curhat, Diimage-kan Orang Lawan PDI Perjuangan

Pekanbaru, Detak Indonesia--Ustad Abdul Somad (UAS) membuat pernyataan yang mengagetkan jagat Maya di mana UAS mengaku diimage-kan orang lawan PDI Perjuangan.

Pernyataan ini disampaikan UAS Rabu (28/8/2024) saat Deklarasi pasangan bakal calon Gubernur Riau 2024-2029 Abdul Wahid (PKB) di Pekanbaru yang berpasangan dengan Ir SF Haryanto mantan Penjabat Gubernur Riau. SF Haryanto yang menjabat hanya 5 bulan 2024 dinilai rakyat Riau sukses mengaspal mulus jalan rusak berlubang-lubang di Kota Pekanbaru sebanyak 21 ruas jalan. Bagaimana kalau dia lolos jadi Gubernur dan Wakil Gubernur Riau dengan pasangannya Abdul Wahid, dinilai masyarakat Riau akan banyak kemajuan pembangunan di segala bidang di Riau yang dikerjakan pasangan "Bermarwah" itu.

"Kalimantan Tengah 2019 Bapak Sugianto Sabran PDIP, siapa yang mengkampanyekannya? Ini orangnya !," tegas UAS menunjuk dirinya sebagai ustad yang mengkampanyekan Sugianto Sabran.

Menurut UAS dia tidak punya masalah. Payah menjelaskannya panjang ceritanya, cukup pendek-pendek saja kalau ditanya orang. Kenapa UAS dukung Abdul Wahid (PKB) itukan didukung PDIP.

"PDIP Riau ini, PDIP syariah," tegas Ustad Abdul Somad disambut tepuk tangan ribuan relawan di sebuah hotel di Jalan Diponegoro Pekanbaru, Rabu pagi (28/8/2024).

 

Menurut UAS capek mulut ini berbuih-buih berbusa-busa menjelaskannya. Ketua PDIP Riau itu namanya H Zukri. H Zukri itu tamat pesantren. Sudah jelas. Mematahkan isu-isu itu begitu caranya. Buka saja. Isu agama, ini kartunya. Isu masalah PDIP ini kartunya. Isu apa lagi, isu duit ini kartunya.

TPS kawal dari hulu ke hilir. UAS anjurkan untuk Rohil lain balihonya, untuk Siak lain pula balihonya. UAS anjurkan baliho di daerah jangan sama semua harus tampilkan juga tokoh-tokoh daerah yang mendukung Abdul Wahid-SF Haryanto. Bila perlu seperti Bengkalis tampilkan baliho Abdul Wahid-SF Haryanto sama tokoh Bengkalis muncul gambar rencana jembatan yang akan dibangun Rp10 triliun sepanjang 7 km dari Bukitbatu-Bengkalis itu tanpa dana APBD Riau tersebut.

"Seperti ndak jadi ustad pulak awak nih, dah jadi juru kampanye pulak," kata Ustad Abdul Somad mengajarkan strategi sambil berkelakar disambut tawa ribuan relawan Abdul Wahid-SF Haryanto.

Masyarakat kata UAS sudah capek mendengarkan pidato. Rakyat ingin bukti. Tapi atas semua itu mulai dari pengawalan TPS sampai iklan, waktu pencoblosan di atas itu semua ada Allah SWT dan laksanakanlah sholat Hajat dua rakaat tengah malam. Hajatnya jadikanlah "Bermarwah" (Bersama membangun Riau Wahid-Haryanto) menjadi Gubernur dan Wakil Gubernur Riau, jelas UAS. (azf)


Baca Juga