Pekanbaru, Detak Indonesia--Armada taksi Puskopau warna biru yang lama yang beroperasi di Bandara Sultan Syarif Kasim II (SSK II) Pekanbaru ditarik dari operasionalnya dan digantikan dengan armada baru warna putih sebanyak 22 unit. Selamat tinggal taksi Puskopau biru yang lama yang penuh kenangan suka dan duka, selamat datang 22 taksi putih Puskopau yang baru.
Dalam acara silaturahmi dengan wartawan di Pekanbaru, Rabu pagi (11/9/2024) General Manager (GM) PT Angkasa Pura Indonesia Pekanbaru Radityo alias Pak OKI menjelaskan tentang mulai beroperasinya armada taksi baru Puskopau warna putih di Bandara SSK II Pekanbaru.
"Ada sebanyak sekitar 22 taksi Puskopau baru beroperasi di Pekanbaru dan juga di bandara SSK II Pekanbaru. Sesuai ketentuan Menteri BUMN, kini PT Angkasa Pura II Pekanbaru sudah bergabung dengan PT Angkasa Pura I menjadi PT Angkasa Pura Indonesia," kata Radityo kepada sejumlah wartawan di Pekanbaru.
Radityo juga menjelaskan bahwa bandara internasional SSK II Pekanbaru telah buka rute baru Pekanbaru-Semarang dan sebaliknya sejak beberapa waktu lalu. Sebelumnya banyak penumpang yang mau ke Semarang dari Pekanbaru transit dulu ke bandara Soekarno-Hatta Cengkareng Banten. Tapi sekarang bisa langsung dari Pekanbaru-Semarang dan sebaliknya.
"Kami juga sedang merencanakan akan buka rute baru Pekanbaru-Surabaya dan sebaliknya. Juga Pekanbaru-Denpasar Bali, juga Pekanbaru-Samarinda Kaltim," jelas Radityo.

Terkait dengan beroperasinya taksi baru Puskopau Pekanbaru yang warna putih, sebagaimana dilansir situs TNI AU, menjelaskan bahwa peremajaan armada taksi ini merupakan langkah strategis Puskopau Lanud Roesmin Nurjadin untuk meningkatkan layanan transportasi kepada masyarakat, khususnya para penumpang di Bandara SSK II Pekanbaru. Komandan Wing Udara 6, Kolonel Pnb Adhi Safarul Akbar, serta sejumlah pejabat utama Lanud Roesmin Nurjadin turut hadir dalam acara peluncuran taksi baru itu Jumat (6/9/2024) untuk menyaksikan peresmian yang menjadi tonggak baru bagi pengembangan layanan taksi Puskopau.
Dalam sambutannya, Danlanud Roesmin Nurjadin Marsma TNI Feri Yunaldi SE MHan, menyampaikan apresiasinya kepada semua pihak yang telah mendukung terselenggaranya program ini.
"Terima kasih kepada pihak Bandara SSK II, Dishub Kota Pekanbaru, Daihatsu, serta ACC atas sinergi yang terjalin baik sehingga program peremajaan ini dapat berjalan lancar. Ini adalah bentuk nyata kerja sama antara Lanud Roesmin Nurjadin dan berbagai mitra usaha dalam mendukung transportasi yang lebih baik," jelasnya.
Danlanud menambahkan, peremajaan taksi ini tidak hanya bertujuan untuk meningkatkan kenyamanan dan keamanan penumpang, tetapi juga untuk mendukung efisiensi operasional Puskopau.
"Dengan armada yang lebih modern, diharapkan layanan taksi Puskopau dapat memenuhi standar pelayanan yang lebih tinggi dan menjadi simbol profesionalisme dalam pelayanan publik," tambahnya.
Sebagai mitra dalam penyediaan armada, Daihatsu dan ACC memberikan dukungan penuh melalui penyediaan unit kendaraan baru dan fasilitas pembiayaan yang kompetitif. Kehadiran 22 unit taksi baru ini diharapkan dapat memperkuat eksistensi Puskopau Lanud Roesmin Nurjadin dalam industri transportasi lokal, khususnya di kawasan Bandara SSK II Pekanbaru.
Dengan diluncurkannya program ini, Lanud Roesmin Nurjadin berharap layanan taksi Puskopau dapat terus berkembang seiring dengan kebutuhan masyarakat dan menjadi inspirasi bagi pengembangan layanan transportasi lainnya di masa mendatang.
Masih Ada Keluhan Penumpang di Bandara SSK II Pekanbaru
Sementara salah seorang wartawan, Mas Pur mempertanyakan kepada Pak OKI sejumlah orang/preman di Bandara SSK II Pekanbaru yang mengesalkan penumpang. Mas Pur dkk yang baru landing di bandara SKK II dari Batam dan dijemput pakai mobil kantor media tempat dia bekerja, tapi dipermasalahkan oleh sejumlah orang/preman di bandara SSK II Pekanbaru dikira yang menjemput itu mobil taksi online. Padahal yang jemput mobil kantor Mas Pur. Sempat bersitegang urat leher juga, akhirnya selesai juga. Hal seperti ini diharapkan tidak terjadi lagi.
Sementara juga yang diprihatinkan penumpang yang sampai pada malam hari di Bandara SSK II Pekanbaru sekitar pukul 18.00 dan pukul 19.00 WIB, Busway TransMetro Pekanbaru tak terlihat ada lagi di SKK II Pekanbaru alias sudah pulang kandang.
Diharapkan Pj Wali Kota Pekanbaru Risnandar Mahiwa dan Sekko Indra Pomi Nasution memprogramkan agar ada dua unit Bus TransMetro Pekanbaru ukuran Bus 3/4 operasional menjemput penumpang di Bandara SSK II Pekanbaru pada pukul 18.00 dan pukul 19.00 WIB. (azf)