Panam, Detak Indonesia--Sebuah truk besar ban gandeng dua di belakang masuk terperosok ke dalam parit Jalan HR Soebrantas Km 11 Panam Pekanbaru saat akan mendrop barang ke Kedai UPU, kedai bumbu dan bahan kue, Senin (16/12/2024).
Macet panjang kendaraanpun terjadi dari dua arah di kawasan Jalan HR Soebrantas Panam Pekanbaru ini. Padahal sudah ada larangan truk besar masuk kawasan ini tapi tetap saja menerobos masuk pada pagi hari pukul 10.00 WIB membuat jengkel ribuan pengendara di kawasan padat dan kawasan rutin macet tiap hari ini.


Nampak petugas polisi lalu lintas di simpang Tobekgodang Panam Pekanbaru mengatur arus lalu lintas kendaraan datang dari arah barat dari arah Kampus Unri Bina Widya dibelokkan ke Jalan SM Amin. Sementara lampu merahnya mati. Macet panjang juga terjadi dari arah barat dari Kampus Unri Bina Widya Panam Km 12,5.
Kendaraan dari arah timur dari Pasar Pagi Arengka Pekanbaru juga macet panjang mulai di depan Ramayana dekat Ponpes Babussalam Panam Km 9. Macet parah ini akibat ulah supir truk besar itu yang menerobos masuk kawasan padat Jalan HR Soebrantas Panam saat keramaian berlangsung pagi hari pukul 10.00 WIB.
Padahal warga Tobekgodang sudah menyarankan truk besar agar lewat malam hari di atas pukul 21.00 WIB. Atau barang yang akan dipasok harus dilansir dengan truk kecil agar parit tak ambruk dilindas ban truk besar seperti kejadian ini.


Kondisi seperti ini sudah sering terjadi di kawasan Jalan HR Soebrantas ini. Supir truk besar dengan sarat muatan nyelonong masuk saat tak ada polisi lalu lintas. Demikian juga truk-truk kayu besar terkadang konvoi masuk di pagi hari saat lalu lintas ramai dan macet.

Untuk mengatasi kondisi ini, pekerja truk memindahkan seluruh muatannya ke dalam truk langsir kecil kemudian didrop ke dalam Kedai UPU Panam ini. Anak-anak SD menyaksikan macet ini dari atas Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) kebetulan berada di depan sekolahnya berhadapan dengan Kedai UPU tersebut. (azf)