Jakarta, Detak Indonesia--Program Polisi hadirkan solusi disampaikan langsung oleh Ketua Dewan Pengurus Daerah (DPD) Tingkat I, Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Provinsi Riau, Larshen Yunus MSi MHum dan salah satu Wartawan Senior dari Riau, Ir Aznil Fajri.
Program yang menarik itu disampaikan Ketua DPD KNPI Provinsi Riau di hadapan Staf Ahli Ideologi dan Konstitusi Kementerian Koordinator (Kemenko) Politik dan Keamanan (Polkam) Republik Indonesia, Inspektur Jenderal Polisi (Irjen) Pol Dr Andry Wibowo SIK MH MSi.
Bertempat di ruang kerjanya, di lantai 2 Gedung Kemenko Polkam RI, Jalan Medan Merdeka Barat, Nomor 15, Gambir, Jakarta Pusat, Kamis (6/2/2025) Ketua KNPI Provinsi Riau Larshen Yunus bersama Wartawan Senior Aznil Fajri itu katakan, bahwa sosok Irjen Andry saat ditemui di ruang kerjanya ternyata suka membaca buku dan suka mendengarkan lantunan suara mengaji, ayat-ayat kitab suci Alquran di ruang kerjanya.
"Ternyata Jenderal Bintang 2 yang lahir di Kota Yogyakarta 12 Juni 1971 itu adalah sosok yang ceplas-ceplos. Irjen Andry asli dari Jogja, tapi logatnya kayak orang Betawi, gaul kali oiii," ujar Larshen Yunus.
Ketua DPD KNPI Provinsi Riau itu katakan lagi, bahwa sebagai mantan Kapolres Bengkalis 2013, Irjen Andry adalah sosok yang memenuhi kriteria untuk menjadi Kasatwil, apalagi pria berumur 53 tahun itu adalah sosok yang rasional dalam melihat segala sesuatunya.

Irjen Pol Andry Wibowo (kiri), Ir Aznil Fajri (kanan)
"Kami baru pertama kali ini sowan (bertemu) dengan Jenderal Bintang dua Lulusan Akpol 1993 itu dan setelah beberapa menit diskusi, ternyata Irjen Andry Wibowo adalah sosok penganut konsep rasionalitas. Semoga saja takdir membersamai beliau, hingga akhirnya di wakafkan Negara ini Pimpin Mapolda Riau, amin yarab," harap Larshen Yunus.
Aktivis Hak Asasi Manusia (HAM) yang juga baru menjabat sebagai Ketua Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Provinsi Riau itu mengajak semua pihak, wabbilkhusus bagi masyarakat Provinsi Riau, agar kiranya selalu bermunajat dan menyampaikan do'a terbaiknya, menuju takdir Irjen Andry sebagai Kapolda Riau.
Permasalahan sengketa berbagai kasus antara masyarakat dan korporasi/perusahaan, antar masyarakat dengan masyarakat menurut Irjen Pol Andry Wibowo dapat dimediasi melalui wadah di Dirbinmas gabung bagian Intel di masing-masing Kasatwil di Indonesia. Kalau bisa diselesaikan melalui mediasi itukan lebih baik dan tak berlarut-larut. Masalahnya selesai dan tuntas yang berkeadilan. Tapi kalau tak selesai bisa terakhir bisa melalui jalur pro justisia, ke pengadilan. Demikian arahan Irjen Pol Andry Wibowo.
"Tadi itu, seketika kami memasuki ruang kerjanya, Irjen Andry sedang asyik menikmati hidangan buah-buahan dan kami masih ingat bahasa beliau, bahwa sedangkan orang yang menjaga kesehatan orang yang sehat saja bisa sakit!!! Apalagi yang tidak menjaga kesehatannya. Artinya, marilah kita senantiasa menjaga kesehatan, mulai dari hal-hal terkecil sekalipun," akhir Ketua KADIN Riau, Larshen Yunus bersama Ir Aznil Fajri, sambil dokumentasi foto bersama seraya menutup pernyataan persnya. (*/di)