Selatpanjang, Detak Indonesia—
Tim investigasi dari media dan DPP TOPAN RI Wilayah Sumbagut, Rahman menemukan sebuah lokasi yang diduga kuat menjadi tempat penimbunan minyak subsidi di wilayah Selat Panjang, Kabupaten Kepulauan Meranti, Riau.
Dari hasil penelusuran lapangan, gudang tersebut berada di kawasan Jalan Tanjung Harapan, Selat Panjang Kota. Berdasarkan pantauan langsung di lokasi, nampak sebuah area berpagar dengan aktivitas mencurigakan yang diduga terkait dengan penampungan bahan bakar subsidi.
Informasi yang dihimpun awak media menyebutkan bahwa gudang tersebut diduga milik seorang pria bernama Regar. Dan juga ada gudang Akiong. Sejumlah warga sekitar mengaku sering melihat Kapal Ilegal pengangkutan Minyak Subsidi, tanki kecil maupun drum minyak keluar masuk area tersebut pada waktu tertentu.
.jpg)
Hingga berita ini diterbitkan, pihak berwenang setempat belum memberikan keterangan resmi terkait temuan ini. Namun, tim media mendesak agar aparat penegak hukum segera menindaklanjuti dugaan penyalahgunaan BBM subsidi tersebut, mengingat dampaknya dapat merugikan masyarakat luas serta negara.
Lokasi temuan ini juga tercatat pada koordinat GPS: 1.01848° LU dan 102.72834° BT, sesuai dengan dokumentasi lapangan pada Rabu, 12 November 2025 pukul 17.00 WIB.
Tim media akan terus memantau perkembangan kasus ini dan berupaya menggali lebih jauh jaringan distribusi minyak subsidi ilegal di wilayah Kepulauan Meranti, Riau. (tim)