KNPI Riau Apresiasi Cepat Tanggap Kapolda Riau Usut Kasus Kematian Gajah

Lubuk Kembang Bungo, Detak Indonesia--Ketua Dewan Pengurus Daerah (DPD) tingkat I, Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Provinsi Riau beserta jajaran bidang Lingkungan Hidup, Kehutanan dan Perkebunan turut menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Riau, Irjen Pol Dr Herry Heryawan SIK MH MHum, karena terbukti serius dalam mengungkap kasus kematian seekor Gajah di Kawasan Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN), di Desa Lubuk Kembang Bungo Kecamatan Ukui, Kabupaten Pelalawan, Riau.

Menurut Ketua DPD KNPI Provinsi Riau itu, bahwa konsep Green Policing yang dicetuskan Kapolda Herry Heryawan benar-benar terimplementasi dengan baik, nyata dan tanggap.

"Konsep Green Policing itu di wujudnyatakan bapak Kapolda beserta jajaran dengan terjun langsung ke TKP, ikut melakukan olah TKP dan memastikan hadirnya solusi maupun keadilan atas kematian seekor gajah tersebut," ujar Larshen Yunus.

Polda Riau bersama Polres Pelalawan, BBKSDA Riau, serta PT RAPP sebelumnya telah melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) di Areal Konsesi PT RAPP Distrik Ukui, Desa Lubuk Kembang Bunga, Kecamatan Ukui, Kabupaten Pelalawan, pada Kamis (5/2/2026) yang lalu.

Dari hasil olah TKP tersebut, Polisi menemukan proyektil peluru yang mengindikasikan gajah dibunuh dengan senjata api.

Palang pintu HTI PT RAPP di Km 86 Desa Lubuk Kembang Bungo Kecamatan Ukui Kabupaten Pelalawan Riau setiap orang yang melintas pasti diperiksa security PT RAPP. (azf)

 

Ketua KNPI Provinsi Riau itu pastikan, bahwa semangat dan kepedulian Kapolda Herimen dalam mengungkap kasus terbunuhnya seekor gajah adalah selaras dengan butiran Asta Cita Presiden RI dibidang Penegakan Hukum (Gakkum) Lingkungan Hidup dan Kehutanan.

Saat ini, informasinya Polisi tengah menyelidiki jenis senjata api yang digunakan oleh para pelaku yang diduga rakitan.

“Kewenangan untuk memastikan jenis senjata, apakah senjata berlaras standar, rakitan atau senjata organik, berada di laboratorium Forensik,” ungkap Kapolda Riau, Irjen Herry Heryawan pada saat itu.

Sebelumnya, Kapolda Riau juga telah meninjau langsung lokasi kejadian matinya gajah tersebut dan sudah mengumpulkan pihak-pihak terkait, guna mengusut tuntas permasalahan yang terjadi. Antara lain memeriksa petugas security penjaga palang pintu perusahaan HTI, siapa yang masuk kawasan HTI tersebut. Palang pintu HTI PT RAPP di Desa Lubuk Kembang Bungo ada di Km 86. Setiap orang yang lewat pasti diperiksa security PT RAPP.

Kehadirannya itu menegaskan, bahwa Komitmen Polda Riau dalam menegakkan hukum tidak hanya untuk keadilan bagi manusia, tetapi juga bagi alam, lingkungan hidup serta satwa liar, sejalan dengan konsep Green Policing yang diusung Polda Riau.

Kotoran gajah/tinja sebesar kepala bayi di konsesi Accasia mangium HTI PT RAPP di lokasi penghijauan. Gajah sering bermain di sini. (azf)

 

"Kalau soal yang ini, kami tegas dan berkali-kali menyampaikan apresiasi, bahwa Kapolda Riau serius dengan jargon Green Policingnya. Perhatian Akpol 1996 dan mantan Wakapolresta Tanjung Pinang itu kepada seekor Gajah sungguh sangat membuat semua orang terharu. Posisi beliau sebagai bapak pelindung gajah terbukti dan bukan omon-omon," tutur Larshen Yunus.

Hingga berita ini diterbitkan, Minggu (8/2/2026) Ketua KNPI Riau Larshen Yunus bersama para Relawan Prabowo Gibran berencana ingin memberikan langsung Sertifikat Penghargaan kepada bapak Kapolda Riau, karena hal tersebut penting bagi semua insan, guna mewujudkan keadilan ekologis bagi semua ciptaan Tuhan Yang Maha Esa. (*/tim)


Baca Juga