Tembilahan, Detak Indonesia--Demi kemajuan setiap desa, tentunya Pemerintahan Desa (Pemdes) akan berupaya mengembangkan, dan miningkatkan pembangunan, baik segi keagamaan, ekonomi, pendidikan, dan infrastruktur, semua itu untuk menuju kemakmuran masyarakatnya. Seperti di Desa Igal, Kecamatan Mandah, Kabupaten Indragiri Hilir, Provinsi Riau, yang Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) sekarang tahap dalam mengembangkan usahanya.
Sebagaimana yang dikatakan Kepala Desa Igal Abu Bakar, ketika di wawancara awak media, ia menyatakan, "Bahwa BUMDes merupakan badan ekonomi di wilayah Desa yang berbadan hukum, yakni Pemerintah Desa akan mengelola yang berpotensi, berproduktif, dengan segala upaya, dan BUMDes juga adalah sebagian dari fasilitas Desa," ujar Kades kepada wartawan, pada Senin 20 April 2026.
Lebih lanjut Kades menyampaikan "Saya atas nama Pimpinan Kepemerintahan di Desa Igal, sangat berharap kepada waga atau masyarakat, dimohon jika ada kesalahfahaman mengenai BUMDes, agar diselesaikan dengan baik, begitu juga bila ada mendengar informasi yang hanya dari kabar tanpa fakta, maka jangan mudah menerima, agar tidak membuat tindakan sendiri, yang bisa bertentangan dengan aturan yang berlaku di wilayah Republik Indonesia," harap Kades.
Terkait permasalahan, dugaan dana BUMDes Rp180 juta raib, ternyata itu informasi hanya kesalahan fahaman, antara warga dengan Pengurus BUMDes, namun sudah dimediasi oleh Kepala Desa, hal tersebut di katakan Ketua BUMdes Sejahtera Mandiri, R Afiah Drajat ketika di wawancara.
"Di sini saya selaku Ketua BUMDes Sejahtera Mandiri Desa Igal akan memberikan klarifikasi, dan menegaskan bahwa kegiatan usaha BUMDes masih berjalan dengan baik. Perlu kami sampaikan bahwa unit usaha BRILink dan air bersih hingga saat ini masih berjalan dengan baik dan aktif melayani masyarakat. Ke depan, kami juga akan terus melakukan pengembangan," tegasnya.
"Selanjutnya unit usaha lainnya guna meningkatkan pendapatan Desa Igal, dan ke depannya BUMDes akan terus melakukan pengembangan usaha baru yang berpotensi, guna meningkatkan pendapatan desa serta mendorong kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan," kata R Afiah Drajat.
"Untuk diketahui sebenarnya dana tersebut, masih ada di rekening di Pengurus BUMDes, dan usaha pengembangan untuk memajukan, terus akan tahap segala akan diupaya," terang Ketua BUMDes. (rhama melo/yopy/tim)