Polri Gerak Cepat Bantu Penyelamatan Korban Kecelakaan Kereta Api di Bekasi Timur

Bekasi, Detak Indonesia – Aksi heroik penyelamatan berlangsung di Stasiun Bekasi Timur, Jawa Barat, pada Selasa (28/4/2026). Tim Korps Sabhara Baharkam Polri, dipimpin langsung oleh Kaden Perintis Direktorat Samapta (Ditsamapta) Baharkam Polri Kombes Pol Budhi, personel berjibaku mengevakuasi para penumpang yang terjepit menyusul insiden kecelakaan kereta api yang terjadi Senin malam kemarin (27/4/2016).

Hingga laporan ini diturunkan, tercatat ada enam korban yang sempat terjebak di dalam ringsekan gerbong. Dari jumlah tersebut, personel Detasemen Perintis bersama satuan gabungan lainnya telah berhasil mengeluarkan dua orang: satu korban dinyatakan selamat dan langsung mendapatkan perawatan medis, sementara satu korban lainnya dievakuasi dalam kondisi meninggal dunia.

"Saat ini, fokus utama kami adalah menyelamatkan empat korban lainnya yang terdeteksi masih dalam keadaan hidup namun terjepit di struktur gerbong," lapor Kaden Perintis kepada Dirsamapta Korsabhara Baharkam Polri.

Untuk mempercepat proses evakuasi yang krusial ini, kepolisian mengerahkan armada khusus pendukung logistik dan penyelamatan, di antaranya:

1. Satu Unit Rantis Rescue (Kendaraan Taktis Penyelamatan) dengan peralatan pemotong besi.

 

2. Dua Unit Double Cabin untuk mobilitas cepat personel.

3. Tiga Unit Bis Medium untuk mobilisasi tambahan.

Kondisi di lapangan saat ini masih cukup menantang karena struktur gerbong yang mengalami kerusakan berat, namun petugas terus berupaya semaksimal mungkin dengan prinsip Golden Hour guna menyelamatkan nyawa korban yang masih tersisa.

Evakuasi masih berlangsung hingga detik ini. Masyarakat diimbau untuk memberikan ruang bagi kendaraan darurat yang melintas di sekitar area Bekasi Timur demi kelancaran proses penanganan korban.

Dari catatan Selasa siang tadi (28/4/2026) ada sekitar 15 korban meninggal dunia, dan puluhan luka berat dan ringan. (tim/azf)


Baca Juga