Pekanbaru, Detak Indonesia -- PTPN IV PalmCo bekerja sama dengan Kementerian Agama Kota Pekanbaru menggelar pelatihan pelaksanaan kurban bersyariah guna mencetak petugas yang profesional, terampil, dan memahami kaidah syariat Islam.
Kegiatan yang dilaksanakan di Region Office PTPN IV Regional III tersebut diikuti sebanyak 50 peserta yang terdiri dari petugas masjid di lingkungan perusahaan dari berbagai penjuru Riau, serta perwakilan pengurus masjid di Pekanbaru.
Dalam pelatihan yang dimentori tim Gerakan Bersembelih Syariah Indonesia tersebut, peserta tidak hanya mendapatkan pembekalan teori terkait tata cara penyembelihan hewan sesuai syariat Islam, tetapi juga praktik langsung menggunakan hewan kurban yang telah disiapkan perusahaan.
Para peserta turut dibekali perlengkapan kerja berupa parang dan alat pelindung diri, serta memperoleh sertifikat pelatihan setelah kegiatan selesai dilaksanakan.
Kepala Seksi Bidang Penyelenggara Zakat dan Wakaf Kementerian Agama Kota Pekanbaru Asrori mengapresiasi langkah PTPN IV Regional III dalam menghadirkan pelatihan tersebut.
Ia menilai pelatihan juru sembelih halal menjadi kebutuhan penting seiring meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap pelaksanaan ibadah kurban yang sesuai syariat.
“Kami sangat mengapresiasi program yang digulirkan ini. Dengan pelatihan seperti ini, pelaksanaan ibadah kurban diharapkan dapat membawa ketenangan bagi peserta maupun panitia. Tidak ada lagi keraguan, karena semuanya dilakukan sesuai kaidah yang benar,” katanya.
Asrori menjelaskan, pelatihan tersebut juga menjadi momentum untuk memperbaiki dan mempertajam kembali teknik penyembelihan yang selama ini dilakukan masyarakat.
“Mungkin cara yang selama ini dilakukan masih kurang tepat, sehingga perlu terus dipertajam lagi. Ibarat pisau, harus terus diasah supaya tetap tajam. Dalam penyembelihan pun demikian, tekniknya harus benar agar cepat, tepat, dan tidak menyakiti hewan. Bahkan idealnya dalam hitungan detik proses penyembelihan sudah selesai,” ujarnya.
Melalui pelatihan tersebut, ia berharap lahir semakin banyak petugas kurban yang kompeten dan mampu menjadi rujukan di tengah masyarakat, khususnya dalam pelaksanaan ibadah kurban yang sesuai syariat Islam.
Kepala Bagian Sekretariat dan Hukum PTPN IV Regional III Hotmatua Hasibuan menjelaskan pelatihan tersebut merupakan bagian dari upaya perusahaan dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia, khususnya petugas kurban di lingkungan perusahaan dan masyarakat sekitar.
Menurutnya, kompetensi menjadi penting agar proses kurban berjalan sesuai syariat, higienis, aman, serta memberikan ketenangan bagi masyarakat.
“Melalui pelatihan ini, kami ingin menghadirkan petugas kurban yang profesional, terampil, dan memiliki pemahaman syariah yang baik. Ini juga menjadi bentuk dukungan perusahaan terhadap program pemerintah dalam memperkuat standardisasi halal,” ujarnya.
Ia menambahkan, pelatihan tersebut mampu melahirkan juru sembelih halal yang tidak hanya menguasai teknik penyembelihan, namun juga memahami etika dan tanggung jawab moral dalam menjalankan amanah. (tim)