Tigapanah, Detak Indonesia--Viral di media sosial bagian anggota tubuh berserakan di jalan raya, seorang anggota Polantas Karo Bripka Bagus Sembiring evakuasi tubuh korban Lakalantas berserakan di jalan. Warga berharap Bagus Sembiring cepat naik pangkat.
Kejadian tersebut terjadi di jalan Besar Kabanjahe - Tigapanah tepatnya di Depan SPBU Mulawari, Kecamatan Tigapanah, Kabupaten Karo, Provinsi Sumatera Utara Minggu (14/6/2026) sekitar pukul 05.30 WIB dini hari.
Warga sempat geger karena korban laka yang diduga lelaki paruh baya, tubuhnya berserakan terpotong-potong di jalan raya karena hantaman mobil yang melaju kencang yang sampai saat ini masih dalam pencarian.
Salah satu warga setempat yang kebetulan berada di lokasi SPBU yakni B Bangun (43) pada pukul 05.00 WIB mengatakan dia dan beberapa warga sedang antre untuk mengisi BBM di SPBU Mulawari. Memang waktu dia memasuki jalur ke SPBU dia melihat lelaki berpakaian lusuh jalan sempoyongan di jalan besar sekitar pukul 05.30 WIB.
"Kami mendengar dari SPBU suara dentuman keras dari wilayah jalan tersebut sontak saya berlari melihat ke jalan dan melihat lelaki tadi tubuhnya sudah hancur terpotong beberapa bagian tubuhnya," ujarnya.
Dikatakannya lagi warga pada saat kejadian tidak ada yang berani mendekat, warga menghubungi kepolisian setempat bapak Bagus Sembiring, tempo kurang lebih 10 menit, pak Bagus sampai di lokasi menggunakan mobil pribadinya Kijang Krista.
Setelah bapak itu sampai di lokasi langsung memarkirkan kendaraannnya di pinggir jalan, lalu langsung memungut tubuh korban yang terpisah beberapa bagian lalu memasukkan ke mobilnya dan membawa korban ke Rumah Sakit Umum Kabanjahe, hebat bapak itu kalau tadi dia terlambat datang sudah pasti korban tergeletak begitu saja di jalan raya.
"Kami salutlah dan sangat mengapresiasi kinerja beliau, semoga pak Bagus Sembiring tetap sehat-sehat," ujar masyarakat disana.
Sementara Bripka Bagus Sembiring, yang merupakan Kapos Lantas Tiga Jumpa Polres Karo, Kecamatan Barusjahe, menaungi wilayah Tigapanah saat dikonfirmasi mengatakan: "Ya benar, saat kejadian laka pada Minggu 14 Juni 2026, sekira pukul 05.30 WIB, saya dihubungi warga setempat menyampaikan terjadi laka di depan SPBU Mulawari. Saya bergegas ke lokasi, sekitar 10 menit saya tiba di lokasi, saya melihat tubuh korban sudah tergeletak terpisah-pisah di jalan raya," tuturnya.
Lanjutnya, spontan Pak Sembiring turun dari mobil mengangkat setengah badan korban ke jok mobil, dan mengambil potongan potongan badan korban. Kakinya sudah terpisah dari tubuh menjadi dua bagian, dan tumpukan bagian dalam tubuhnya berserak di jalan ada berkisar empat tumpukan menjadi bagian bagian kecil.
"Saya memungut satu persatu bagian tubuhnya menyatukan kembali memasukkan ke mobil saya, setelah itu saya langsung membawa ke RSU Kabanjahe, sesampai RSU langsung di arahkan ke Ruang Jenazah setelah memastikan korban memang sudah tidak bernyawa. Saya langsung menghubungi pak Amir Tarigan bagian Identivikasi Polres Karo karena korban tidak punya identitas," ucapnya dengan ramah.
Saat ditanya kenapa Pak Bagus tidak menunggu ambulance, malah langsung memungut bagian tubuh korban dengan tangan telanjang, Bagus menyampaikan, dirinya spontan karena melihat tubuh korban berhamburan di jalan, secara humanis spontan menyatukan potongan tubuhnya.
"Saya selaku Polantas hal tersebut memang sudah menjadi kewajiban dan tanggung jawab kami," ucapnya.
Sampai saat ini pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan korban tabrak lari tersebut. Karena korban tidak punya identitas. Setelah di cek sidik jari pihak identivikasi Polres Karo, menemukan identitas korban dan langsung menghubungi keluarganya.
Kejadian tersebut sempat viral di media sosial, karena foto dan video di lokasi kejadian memperlihatkan Polantas memungut tubuh korban yang berserakan di jalan. Dari beberapa akun FB, banyak komentar memberi apresiasi dan pujian kepada pihak kepolisian Karo terkhusus kepada anggota Polantas, Bagus Sembiring. (stm)