Cibubur, Detak Indonesia--Bupati Rokan Hulu, Anton ST MM, selaku Ketua Majelis Pembimbing Cabang (Mabicab) Gerakan Pramuka Kwartir Cabang Rokan Hulu, menghadiri pembukaan Jambore Nasional (Jamnas) XII 2026 yang dirangkaikan dengan Upacara Peringatan Hari Pramuka ke 65 di Lapangan Utama Bumi Perkemahan dan Graha Wisata (Buperta) Cibubur, Jakarta Timur, Kamis (14/8/2026).
Kehadiran Bupati Anton bersama jajaran pengurus kwartir cabang gerakan pramuka Rokan hulu menjadi bagian dari dukungan pemerintah Kabupaten Rokan hulu terhadap penguatan pendidikan karakter dan pembinaan generasi muda melalui Gerakan Pramuka.
Dalam kesempatan ini Bupati Anton hadir bersama Ketua Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Rokan Hulu Alreza Ahyu didampingi Sekretaris Kwarcab Rokan hulu Budimin, Wakil Ketua Bidang Bina Muda Margono, Wakil Ketua Bidang Humas dan Informatika Rudy Fadrial, Wakil Ketua Bidang Organikum Umar Usman, serta unsur pengurus dan andalan kwartir cabang gerakan Pramuka Rokan hulu.
Pembukaan Jamnas XII secara resmi dilakukan oleh Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia selaku unsur Majelis Pembimbing Nasional Gerakan Pramuka Erick Thohir yang sekaligus membacakan sambutan tertulis Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto yang berhalangan hadir di acara pembukaan Jamnas XII.
Dalam sambutannya, Presiden Republik Indonesia yang diwakili Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir menegaskan bahwa tantangan yang dihadapi gerakan pramuka saat ini telah berubah seiring perkembangan teknologi dan derasnya arus informasi.
"Saya percaya Indonesia membutuhkan pramuka lebih dari sebelumnya, pramuka yang kuat dan aktif yang menjadi tempat bagi anak anak Indonesia untuk tumbuh, belajar, dan bekerjasama menghadapi tantangan, dan melakukan kegiatan positif bagi bangsa dan negara," demikian pesan Presiden yang dibacakan oleh Erick Thohir.
Presiden juga menekankan bahwa gerakan pramuka tidak boleh hanya dipandang sebagai kegiatan ekstrakurikuler tetapi harus menjadi bagian penting dalam pembentukan karakter pemuda Indonesia.
Nilai nilai seperti disiplin, gotong royong, kepedulian terhadap sesama, patriotisme, serta kecintaan terhadap tanah air dinilai tetap relevan dalam menghadapi tantangan zaman.
"Karakter tidak terbentuk dalam satu hari, dan tidak cukup dalam kegiatan di dalam kelas. Latihan, pengalaman, keteladanan, dan lingkungan yang baik," disampaikan dalam sambutan tersebut.
Lebih lanjut, Presiden mengingatkan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam pembinaan generasi muda, mulai dari lingkungan pendidikan hingga perguruan tinggi. Gerakan pramuka diharapkan terus menjadi wadah bagi generasi muda untuk belajar, berlatih, berkarya, serta menjaga persatuan dan kepedulian terhadap bangsa.
Dalam momentum menuju Indonesia Emas 2045, Presiden berpesan agar generasi muda mengambil peran aktif dalam menentukan masa depan bangsa.
"Pada 2045 Indonesia akan berusia 100 tahun. Indonesia Emas 2045 adalah masa depan kalian, dan kalian sendiri yang harus membangunnya," tegasnya.
Usai sambutan, pembukaan Jamnas XII 2026 ditandai secara simbolis dengan pembunyian sirine oleh Erick Thohir, Budi Waseso selaku Ketua Kwartir Nasional Gerakan Pramuka, dan Mr David Berg selaku Sekretaris World Organization of the Scout Movement (WOSM). (ary)