Ngeri dan Dahsyat, Hotspot di Sumatera Meningkat 2.610 !

Penulis: Redaksi
Minggu, 23 Agustus 2026 | 08:53:00 WIB

Pekanbaru, Detak Indonesia--Aparat penegak hukum (APH) nampaknya masih melunak dan belum bertindak tegas terhadap pelaku karhutla dan seharusnya bertindak tegas lebih tegas dibanding tahun lalu terhadap pelaku karhutla di Pulau Sumatera. Masih sedikit pelaku karhutla yang ditangkap!

Sebab cukup ngeri dan dahsyat dalam sehari titik panas atau hotspot kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Pulau Sumatera per hari ini Minggu (13/8/2026) sudah mencapai 2.610 titik.

Pada Sabtu kemarin (22/8/2026) hotspot hanya 1.589. Namun per hari Minggu ini naik tajam menjadi 2.610 titik panas.

Di Provinsi Riau terutama di Kota Pekanbaru dilanda musim kemarau dua pekan ini hujan sangat langka. Tanaman kering, rumput taman kota menguning. Demikian hasil pengumpulan data dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Simpangtiga Pekanbaru Minggu petang tadi (23/8/2026).

Total titik panas (hotspot) update  Minggu (23/8/2026), total titik padas wilayah Sumatera : 2610. Tersebar di Aceh 67, Bengkulu 17, Jambi 278, Lampung 187,  Sumatera Utara 45, Sumatera Barat 27, Sumatera Selatan 1.311, Bangka Belitung 268, Kepulauan Riau 55, Riau 355 (Kota Dumai, Kabupaten Kampar 11, Siak 10, Rokan Hulu 3, Rokan Hilir 3, Bengkalis 5, Kuantan Singingi 12, Kepulauan Meranti 7, Pelalawan 216, Indragiri Hilir 80, Indragiri Hulu 6).

Di lain pihak sehari sebelumnya Sabtu (22/8/2026), total titik panas (hotspot) update hingga pukul 16.00 WIB, total titik panas (hotspot) wilayah Sumatera hanya 1.589. Tersebar di Aceh 9, Bengkulu 10, Jambi 152, Lampung 110, Sumatera Barat 9, Sumatera Selatan 796, Kepulauan Riau 41, Sumatera Utara 23, Bangka Belitung 192 Riau 247 (Kabupaten Bengkalis 5, Kepulauan Meranti 7, Kampar 6, Kota Dumai 2, Kabupaten Kuantan Singingi 5, Pelalawan 155, Rokan Hulu 2, Rokan Hilir 2, Siak 10, Indragiri Hilir 50, Indragiri Hulu 3).

Pada Sabtu kemarin 22 Agustus 2026, visibility atau jarak pandang update pukul 16.00 WIB: Pekanbaru 5 km (asap), Rengat 8 km, Pelalawan 6 km, Tambang Kampar 8 km.

Minggu petang tadi 23 Agustus 2026 sekira pukul 16.00 WIB kabut asap di Sungai Kampar di kawasan Danau Bingkuang menuju Ujungbatu Rokanhulu nampak cukup tebal dan memutih di permukaan Sungai Kampar, Riau. Bencana kabut asap 2015, 2019 jangan terjadi lagi pada 2026 ini karena puncaknya September 2026 sangat menentukan kondisi udara di Sumatera. Jangan terulang lagi bencana kabut asap 2015, 2019 banyak pasien dibantu pernapasan dengan tabung oksigen, lari menyelamatkan diri ke provinsi aman ke Sumbar.(azf)

Reporter: Redaksi