Marak LGBT, PMII Kota Pekanbaru Desak Satpol PP Lakukan Penertiban !

Pekanbaru, Detak Indonesia--
Terkait dengan aksi unjuk rasa yang terjadi di depan Kantor Satpol PP Pekanbaru Riau, dipicu adanya dugaan keresahan masyarakat di seputaran Kota Pekanbaru terkait adanya pembiaran terhadap maraknya LGBT di seputaran Kota Pekanbaru.

Sebagaimana yang disampaikan oleh Supriadi Ketua Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kota Pekanbaru bahwa terkait dengan persoalan LGBT harusnya bisa dituntaskan secepatnya oleh pihak terkait karena diduga berdampak pada rusaknya tatanan Pekanbaru yang berperadab dan budaya Melayu yang luhur.

Lanjutnya keresahan masyarakat Kota Pekanbaru disampaikan oleh Supriadi Ketua PMII Kota Pekanbaru langsung di depan Kepala Satpol PP Kota Pekanbaru Jumat sore 21 Juli 2023,  dalam orasinya pihak pengunjuk rasa menyampaikan kepada Kasat Pol PP Pekanbaru Zulfahmi Adrian, bahwa sampai saat ini masih banyak pelaku LGBT di Kota Pekanbaru Riau dan minta ditertibkan.

Untuk itu Ketua PMII Kota Pekanbaru katakan Pj Wali Kota jangan cuma buat spanduk penolakan di pinggir jalan sementara aturan terkait LGBT tidak dibuat, Pak Pj Wali Kota juga perlu tegas demi Pekanbaru yang aman dan tenteram.

 

Ketua PC PMII Supriadi menyampaikan bahwa ada beberapa tempat hiburan malam di Kota Pekanbaru yang diduga tempat berkembangnya LGBT yaitu di Angel's xxxxx, Gol'd xxxxx, Star xxxx dan beberapa tempat hiburan malam lainnya di Kota Pekanbaru.

Supriadi menyampaikan agar Kasatpol PP Kota Pekanbaru secepatnya menyidak tempat hiburan malam tersebut dan melakukan penutupan agar LGBT tidak lagi semakin berkembang di Kota Pekanbaru.

PMII kota Pekanbaru juga menuntut banyaknya spanduk-spanduk ilegal serta bangunan dan TV kabel ilegal di sepanjang Jalan Arifin Ahmad, Arengka, Soekarno-Hatta, Supriadi sebut Satpol PP Kota Pekanbaru jangan cuma bisa menggusur pedagang kaki 5 di pinggir jalan, Satpol PP Kota Pekanbaru harus lebih menindak kepada pelaku yang meletakkan spanduk spanduk ilegal dan TV kabel di sepanjang jalan yang ada di Kota Pekanbaru, setelah itu tuntutan dan pernyataan sikap diserahkan kepada Kasatpol PP Kota Pekanbaru.

Farhan Korlap aksi juga menutup aksi demonstrasi tersebut dengan berterima kasih dan permintaan maaf kepada  aparat kepolisian karena sempat bersitegang pada saat demonstrasi. (rilis PMII)


Baca Juga