Jika Kualitas Udara Kota Pekanbaru Memburuk, Siswa Akan Diliburkan

Selasa, 03 Oktober 2023 - 22:46:00 WIB

Kabut asap kebakaran hutan dan lahan di Kota Pekanbaru disinyalir kiriman dari provinsi tetangga (foto atas), dan suasana iklim di salah satu kabupaten di Sumatera Utara berkah diguyur hujan hampir setiap petang hari (foto bawah). (Aznil Fajri/Detak Indonesia.co.id)

Medan, Detak Indonesia -- Beda Kota Pekanbaru, beda Kota Medan saat ini. Provinsi Riau khususnya Kota Pekanbaru dikepung kabut asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kiriman dari provinsi tetangga. Pemerintah Kota Pekanbaru langsung mengambil langkah cepat.

Melalui Dinas Pendidikan, Kota Pekanbaru meminta pihak sekolah untuk mengurangi aktivitas siswa di luar ruangan dan siswa serta guru agar menggunakan masker.

Lain halnya Kota Medan, Sumatera Utara. Akhir-akhir ini Kota Medan rajin diguyur hujan di petang hari. Selasa petang (3/10/2023) Kota Medan kembali diguyur hujan. Uniknya hujan di Kota Medan lebih rutin terjadi di petang hari. Beda dengan Kota Pekanbaru yang diguyur kabut asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dari provinsi tetangga.

 

Seruan memakai masker oleh Disdik Pekanbaru, hal itu dilakukan untuk mengantisipasi agar siswa tidak terpapar kabut asap sebab kualitas udara sudah berada di level tidak sehat. Imbauan tersebut dituangkan melalui Surat Edaran Kepala Disdik Pekanbaru Abdul Jamal.

Jamal menjelaskan dalam surat edaran tersebut berisi dua poin. Yang pertama adalah proses belajar mengajar di Satuan Pendidikan dilaksanakan dalam ruangan dengan mengurangi aktivitas di luar kelas. Kemudian, pada poin yang kedua setiap peserta didik, pendidik dan tenaga kependidikan diwajibkan menggunakan masker. 

“Jadi itu tahap pertama, karena kita lihat Pj Wali Kota dan Sekda juga sudah sampaikan statemen, jadi kami juga ambil tindakan dulu. Tapi ini tindakan pertama, nanti kalau meningkat lagi baru kita libur. Makanya kita koordinasi dengan DLHK, kalau sekarang levelnya udara tidak sehat," jelas Abdul Jamal. 

 

Menurut Abdul Jamal saat ini pihaknya memang masih belum meliburkan siswa. Jika kualitas udara semakin memburuk maka siswa akan diliburkan terutama anak PAUD, kelas 1, 2, 3 Sekolah Dasar.

Titik Panas (Hotspot) 3 Oktober 2023

Berdasarkan data Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Simpangtiga Pekanbaru Selasa (3/10/2023), total titik panas (hotspot) wilayah Sumatera terdapat 882 titik panas.

Titik panas atau hotspot tersebut tersebar di Provinsi Bengkulu 8 titik, Jambi 17, Lampung 76, Sumatera Barat 22, Sumatera Selatan 706 titik panas terbanyak di Sumatera, Sumatera Utara cuma 2 hotspot, Bangka Belitung 30 titik, Riau 21 titik panas terdapat di Kabupaten Kampar 5 titik, Kuantan Singingi 2, Pelalawan 3, Rokan Hilir 4, Rokan Hulu 3, Indragiri Hilir 3, Indragiri Hulu 1 titik panas (hotspot). (azf)