Polres Indramayu Gelar Rilis Akhir Tahun 2023, Kapolres Sampaikan Hal Ini

Sabtu, 30 Desember 2023 - 12:17:10 WIB

Polres Indramayu Polda Jabar menggelar Konferensi Pers akhir tahun 2023, di Aula Patria Tama Mako Polres Indramayu, Jawa Barat, Jumat (29/12/2023). (Dok. Polres Indramayu)

Indramayu, Detak Indonesia -- Polres Indramayu Polda Jabar menggelar Konferensi Pers akhir Tahun 2023, di Aula Patria Tama Mako Polres Indramayu, Jawa Barat, Jumat (29/12/2023). Dalam kesempatan itu, Kapolres Indramayu, AKBP M Fahri Siregar, memaparkan sejumlah pencapaian selama setahun terakhir.

Selama setahun terakhir, kata Fahri, terdapat kenaikan sebanyak 268 kasus tindak pidana dibandingkan tahun sebelumnya, yang mana peningkatan kasus kriminalitas dikarenakan Polres Indramayu Proaktif melakukan operasi dan tangkap tangan yang menjadi perhatian masyarakat, seperti judi, penyalahgunaan senjata tajam, senjata api, dan handak, serta kasus Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO), berhasil diungkap dan ditangani.

"Tahun 2023 mencatat 1.253 kasus, meningkat sebesar 21,38 persen dari tahun 2022 yang sebanyak 1.021 kasus," ujar Fahri.

Sementara itu, penyelesaian tindak pidana mengalami peningkatan signifikan, mencapai 168,02 persen, dengan 536 kasus yang berhasil diselesaikan dibandingkan tahun 2022 yang hanya 319 kasus.

"Kita berhasil menangani 59 kasus judi, meningkat dari 14 kasus pada tahun sebelumnya. Begitu juga dengan penyalahgunaan senjata, dari 3 kasus pada 2022 menjadi 24 kasus pada tahun ini. Kasus TPPO juga terungkap, dengan enam kasus berhasil diungkap dibandingkan dengan tahun sebelumnya yang nihil,” jelas Fahri.

 

Selain itu, upaya pencegahan dan penanggulangan kejahatan konvensional, terutama kejahatan C3 (Curas, Curat, dan Curanmor), memberikan hasil positif. Terjadi penurunan sebanyak 8,36 persen dalam kasus ini, dari 586 kasus pada 2022 menjadi 537 kasus pada tahun 2023.

Kapolres juga menyoroti beberapa kasus menonjol yang berhasil diungkap selama tahun 2023, antara lain pencurian buku paket pembelajaran. Kasus ini melibatkan pencurian buku paket pembelajaran dari 37 sekolah di wilayah Kabupaten Indramayu.

Selain itu, Polres Indramayu juga berhasil mengungkap kasus lainnya, seperti kasus arisan bodong yang berkedok di TKP Kedokanbunder, terungkapnya kasus pembunuhan seorang ibu anggota DPR RI di Desa Sukra, kasus kekerasan fisik yang menyebabkan kematian seorang anak di bawah umur di Desa Bugis, Kecamatan Anjatan, ungkap kasus modus illegal fishing dengan menggunakan bom ikan di Sungai Tanggul Asin, Desa Karanganyar, Kecamatan Pasekan.

Selain itu, Polres Indramayu berhasil mengungkap kasus penipuan, korupsi, tindak pidana persetubuhan dan pencabulan terhadap anak di bawah umur, pengungkapan sejumlah kasus narkoba dengan peningkatan 27,38 persen dari tahun sebelumnya. Sebanyak 144 tersangka berhasil ditangkap dengan menyita barang bukti berupa ganja, sabu-sabu, dan obat-obatan keras. 

Di samping itu, Kepolisian berhasil mengatasi kasus penyediaan bahan peledak seperti petasan dengan menyita sebanyak 2.812.700 butir petasan dari dua tempat kejadian.

 

Pada sektor lalu lintas, upaya pencegahan pelanggaran berhasil menurunkan jumlah kecelakaan lalulintas sebanyak 25 persen. Jumlah tilang pun mengalami penurunan sebesar 50 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Dalam penghargaan dan prestasi, lanjut Fahri, Polres Indramayu meraih beberapa penghargaan, termasuk Juara 1 Lomba Satuan Kegiatan Masyarakat (Satkamling) tingkat Polda Jawa Barat dan Juara 1 Lomba Polisi Cilik binaan Polres Indramayu kategori pemula tingkat Polda Jawa Barat.

Fahri menekankan komitmen Polres Indramayu dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dan menjaga keamanan di wilayah hukumnya. Ia pun menyampaikan terima kasih kepada seluruh jajaran Polres Indramayu yang telah berkontribusi, serta mengajak masyarakat untuk terus berperan aktif dalam menjaga keamanan dan ketertiban bersama.

"Semua capaian ini tak terlepas dari kerja keras seluruh anggota Polres Indramayu dan dukungan masyarakat. Terima kasih atas sinergi yang baik dalam menjaga keamanan dan ketertiban di Kabupaten Indramayu," kata Fahri. (*/sug)