Alamaak, Dekat Kantor Polsekpun Maling Gasak Besi Pagar Klinik Dokkes Polresta Pekanbaru

Senin, 22 April 2024 - 14:17:37 WIB

Enam pelaku tindak pidana di wilayah hukum Mapolsek Senapelan Pekanbaru diamankan, Senin (22/4/2024). (azf)

Pekanbaru, Detak Indonesia--Enam pelaku kejahatan beraksi di Kota Pekanbaru sebelum dan pasca Hari Raya Idul Fitri 1445 H.

Saking terdesak kebutuhan, pelaku maling nekad mencuri besi pagar Klinik Dokkes Polresta Pekanbaru di samping Mapolsek Senapelan Jalan DI Panjaitan depan Hotel Mutiara Merdeka Pekanbaru. Pelaku SA, MA, dan Ji. Ketiga tersangka ini ada kakak beradik. Pelapor adalah anggota polisi. Pasal yang dipersangkakan 363 ancaman pidana 5 tahun. Pelaku ini modusnya keliling kota berpura-pura sebagai tukang kara-kara. Kalau tukang kara-kara membawa perlengkapan. Mereka ini tidak. Ketiga pelaku telah diamankan. Perannya SA dan Ji sebagai eksekutor atau yang mengambil, dan MA sebagai tengok-tengok CCTV.

Kapolsek Senapelan Pekanbaru Kompol NP Aritonang didampingi Kanit Reskrim AKP Abdul Halim, dan Kasi Humas Bripka Jimmy dalam konferensi pers Senin siang (22/4/2024) menghadirkan enam pelaku tindak kriminal yang melakukan kejahatan di Pekanbaru pasca Idul Fitri 1445 H. Kendati demikian sebelumnya ada catatan kriminal yang dilakukan.

Kapolsek Senapelan Pekanbaru Kompol NP Aritonang menjelaskan operasi penangkapan para tersangka  merupakan Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD) sesuai perintah Kapolda Riau ke jajaran, pasca Operasi Ramadhan dan Operasi Ketupat Lancang Kuning 2024 pada 16 April 2024, maka rentang 17-23 April 2024 dilakukan operasi.

Barang bukti motor pelaku diamankan di Mapolsek Senapelan Jalan DI Panjaitan Pekanbaru.

 

Kurang lebih tiga atau empat hari Polsek Senapelan Pekanbaru berhasil melakukan upaya penegakan hukum terhadap enam tersangka. Ada empat Laporan Polisi (LP) kejahatan konvensional yakni satu jambret, dua curanmor, dan satu pencurian dengan pemberatan (curat).

Kapolsek sempat geleng kepala, karena ada pelaku curat yang tak ada takutnya, nekat mencuri besi pagar Klinik Polresta Pekanbaru dekat samping Mapolsek Senapelan Pekanbaru. Rupanya di antara pelaku ini positif mengkonsumsi narkoba. Pagar pipa 4 inci yang melekat dengan tiang pagar beton di depan Klinik Polresta Pekanbaru, pelaku hancurkan, dan dicopot. Barang bukti pipa, dua sepeda motor, dan lainnya dipajang di depan sejumlah wartawan.

Tak pelak lagi, pelaku jambret yang sempat viral di TKP depan Hotel Mutiara Merdeka Pekanbaru dekat juga dari Mapolsek Senapelan Pekanbaru 16 April 2024, ditangkap di Pasar Kodim usai menjambret. Tersangka AR (dewasa) menjambret tas korban warna hitam dan sepeda motor NMax milik tersangka diamankan. Tersangka keliling cari target, pelaku tunggal sekaligus eksekutor.

Dan yang sedang dikembangkan ada tersangka AB yang sudah melaksanakan tindak pidana curas, jambret lebih dari 10 TKP di wilayah hukum Polresta Pekanbaru. Yang bersangkutan terlibat juga dalam perkara 170 dan 365 di TKP wilayah hukum Polsek Sukajadi Pekanbaru.

 

Kasus kedua yakni dua LP curanmor sebelumnya perbuatan curat. TKPnya di salah satu mushola di wilayah hukum Polsek Senapelan Kelurahan Padangterubuk di mushola Alfitrah sempat viral warga mengamankan pelaku. Polsek Senapelan lakukan pengembangan karena ini residivis.

Ternyata pelaku AG alias Adi melakukan curanmor Januari 2024 koordinasi dengan korban dan korban sudah buat LP. Barang bukti satu slip setoran pembayaran satu unit sepeda motor Yamaha NMax TKP di Jalan Parit Indah Kelurahan Simpangtiga Kecamatan Bukitraya Pekanbaru. Disanksi pasal 363 ancaman pidana lebih 5 tahun. AG alias Adi langsung eksekutor bermain sendiri.

"Kami tetap melakukan pengembangan, karena pelaku curanmor ini sangat jarang melakukan sendiri kadang dia punya jaringan," jelas Kompol NP Aritonang.

LP selanjutnya juga curanmor dilakukan oleh Unyil TKP Jalan Cempaka Pekanbaru. Saat melakukan aksinya dua orang. Satu Unyil dan satu lagi Ridho. Unyil perannya selaku pilot/joki, Ridho sedang menjalani masa hukuman di Rutan Sialangbungkuk Pekanbaru. Berdasarkan bukti CCTV, Unyil adalah pilotnya pada 29 Desember 2023. (azf)