Tak Dilengkapi Surat, Balap Liar, Knalpot Brong, 34 Unit Sepeda Motor Diamankan

Ahad, 12 Mei 2024 - 16:38:51 WIB

Satlantas Polresta Pekanbaru melaksanakan kegiatan Blue Light Patrol Sabtu malam (11/5/2024) hingga Ahad pagi (12/5/2024). Sebanyak 34 sepeda motor yang tak dilengkapi surat, balap liar, knalpot brong diamankan Polresta Pekanbaru. (Dok. Satlantas Polresta Pekanbaru)

Pekanbaru, Detak Indonesia--Patroli yang dilaksanakan pada Sabtu malam (11/5/2024) hingga Ahad (12/5/2024) dini hari oleh Polresta Pekanbaru bersama Polsek jajarannya dilaksanakan serentak dengan cara menyisir lokasi rawan gangguan Kamtibmas yang ada di Kota Pekanbaru.

Adapun lokasi pelaksanaan patroli dilaksanakan di Jalan Sudirman, Jalan Cut Nyak Dien, Jalan Arifin Ahmad, Jalan Tuanku Tambusai, Jalan Diponegoro, Jalan Gajah Mada, Jalan Naga Sakti, Jalan Yos Sudarso, Jembatan Siak 4 dan lokasi rawan lainnya.

Dikatakan Kasat Lantas Kompol Alvin Agung Wibawa, kegiatan ini bertujuan untuk menciptakan kamseltibcar lantas. Selain itu juga untuk menertibkan gangguan kamtibmas, khususnya pada malam hari saat akhir pekan di Kota Pekanbaru.

“Sebanyak 34 unit sepeda motor yang kita amankan dan saat ini dibawa ke Kantor Satlantas Polresta Pekanbaru,” katanya.

 

Seluruh kendaraan yang diamankan dibawa ke Mapolresta Pekanbaru. Sebab, kendaraan itu tidak dilengkapi dengan surat-surat kendaraan dan komponen lainnya.

“Ada juga kendaraan yang menggunakan knalpot brong dan terindikasi balap liar,” jelas Kompol Alvin lagi.

Kompol Alvin juga mengimbau kepada masyarakat Kota Pekanbaru, khususnya orang tua agar lebih mengawasi anak-anaknya saat keluar malam hari. Imbauan ini sudah sering disampaikan.

“Kami imbau kepada orang tua agar lebih mengawasi anak-anaknya saat keluar malam hari menggunakan sepeda motor, apalagi hingga larut malam bahkan sampai dini hari karena mayoritas pengendara yang diamankan masih usia muda,” ucapnya.

Menurut Kompol Alvin, kegiatan anak-anak pada malam hari hingga larut sangat berpotensi terindikasi balap liar atau gangguan kamtibmas lainnya.

“Karena mengingat pengendara yang diamankan mayoritas masih berusia muda,” pungkasnya. (*/di)