Kejati Riau Dituding Tidak Tindaklanjuti Kasus Bansos Dumai 2013
Rentetan aksi unjukrasa terus berlangsung tak habis-habisnya di Kejati Riau, kali ini digelar lagi Kamis (5/9/2024) sekira pukul 15.25 WIB di pintu gerbang Kantor Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau Jalan Sudirman Pekanbaru. (tsi)
Pekanbaru, Detak Indonesia--Rentetan aksi unjukrasa terus berlangsung tak habis-habisnya di Kejati Riau, kali ini digelar lagi Kamis (5/9/2024) sekira pukul 15.25 WIB di pintu gerbang Kantor Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau Jalan Sudirman Pekanbaru.
Massa merasa tak puas karena dituding tidak menindaklanjuti laporan terdahulu kasus bansos Dumai 2013. Apakah bagian Kasi Penkum kurang informatif menyampaikan perkembangan perkara yang sedang ditangani Kejati Riau, atau bagaimana. Karena wartawan pun kurang mendapat informasi perkembangan kasus yang ditangani yang diharapkan disampaikan juru bicara Kejati Riau atau Kasi Penkum dan Humas Kejati Riau.
Massa datang dari Forum Antipati terkait dugaan korupsi Bansos Dumai 2013. Aksi unjukrasa damai ini dipimpin Koordinator Lapangan Zuardi Saputra bersama massanya sebanyak lebih kurang 15 orang.
Massa membawa spanduk yang bertuliskan antara lain: Usut Tuntas Bansos Dumai 2013 Diduga Melibatkan Wali Kota Dumai. Tuntutan massa aksi damai ini:

1. Meminta Kejati Riau periksa H Faisal selaku Wali Kota Dumai terkait dugaan keterlibatan korupsi bansos 2013, saat itu beliau menjabat sebagai Kabag Adm Kesra terkait penetapan daftar hibah dan besaran uang yang dihibahkan tahap III/2013 berdasarkan surat Keputusan Wali Kota Dumai Nomor 240/ADM-KESRA/2013.
2. Meminta Kejati menindaklanjuti dugaan korupsi bansos Dumai 2013, karena diduga H Faisal selaku Kabag Adm Kesra Dumai 2013 justeru tidak diproses hukum dengan para terdakwa lainnya yang telah bergulir di pengadilan padahal H Faisal pada saat itu menjabat Kabag Adm Kesra sehingga beliau diduga sebagai pihak yang bertanggung jawab dalam terjadinya dugaan korupsi bansos Dumai, mengingat H Faisal saat itu menjabat sebagai Kabag Adm Kesra dan anggaran tersebut berada di bagian Kesra pada Kantor Pemerintahan Dumai.
3. Meminta Kejati Riau serius mengusut dugaan keterlibatan H Faisal selaku Kabag Adm Kesra saat terjadinya dugaan korupsi bansos Dumai 2013.
Menurut demonstran mereka datang ke Kejati Riau di Pekanbaru ini untuk kedua kalinya, karena sampai sekarang Kejati Riau tidak ada menindaklanjuti kasus Bansos Dumai 2013 yang diduga melibatkan Wali Kota Dumai sekarang.

"Kami meminta Kejati Riau agar mengusut tuntas kasus Bansos yang terjadi di Kota Dumai pada tahun 2023 yang diduga melibatkan Wali Kota Dumai," desak pengunjukrasa geram.
Akhirnya massa aksi ditemui perwakilan Kejati Riau Viktor selaku Kaur Kamdal Kejati Riau dan menjelaskan dia hadir sebagai perwakilan Kejati, saat ini Kepala Kejati Riau tidak ada di tempat, karena lagi ada tugas luar daerah.
"Apabila adik-adik ingin menyerahkan pernyataan sikap, maka saya siap menerimanya dan nanti akan disampaikan kepada pimpinan kami sesuai SOP kami," jelas Viktor.
Sekira pukul 15.30 WIB setelah mendengarkan tanggapan dari Viktor perwakilan Kejati Riau, massa demonstran merasa tidak puas dan langsung membacakan pernyataan sikapke arah jalan raya Jalan Sudirman Pekanbaru. Setelah membacakan pernyataan sikap massa aksi bubar. (tim)