Pesawat Putar-putar di Atas Laut Selat Sunda, Akibat Lalu Lintas Padat di Bandara Soekarno-Hatta
Suasana padat penumpang di bandara Sultan Syarif Kasim II (SSK II) Pekanbaru Minggu siang (30/3/2025) sekira pukul 13.00 WIB. Akibat extra flight lalu lintas pesawat cukup padat di bandara Soekarno Hatta Cengkareng Banten dan pesawat putar-putar di atas laut Selat Sunda menunggu sekira 20 menit mendapat giliran mendarat. (Aznil Fajri/Detak Indonesia.co.id)
Jakarta, Detak Indonesia--Perusahaan penerbangan yang mengoperasikan pesawat Super Air Jet, Lion Air, Pelita Air, menangguk cuan besar dan mendominasi penerbangan rute Pekanbaru-Jakarta, dan Pekanbaru-Batam Minggu siang tadi 30 Maret 2025 mulai pukul 13.00 hingga pukul 14.00 WIB di bandara SSK II Pekanbaru sehari menjelang Hari Raya Idul Fitri 1446 H.
Pantauan wartawan DetakIndonesia di bandara Sultan Syarif Kasim II (SSK II) Pekanbaru mulai dari pintu kedatangan, di ruang tunggu keberangkatan hingga di dalam pesawat Super Air Jet IU 913 nampak penumpang padat.
Tingkat keterisian tempat duduk benar-benar hampir mencapai 100 persen.
Namun ada kendala saat pesawat hampir tiba di bandara Soekarno-Hatta dari SSK II Pekanbaru, tiba-tiba pilot mengabarkan kepada penumpang bahwa lalu lintas pesawat yang turun dan naik di bandara Soekarno-Hatta cukup padat dan menunggu antre bisa mendarat.
Di atas laut Selat Sunda pesawat berputar-putar dan hampir sekitar 15 menit hingga 20 menit lamanya berputar di udara barulah mendapat giliran mendarat di bandara Soekarno-Hatta Cengkareng Banten.


Suasana dalam pesawat Minggu petang 30 Maret 2025. (azf)
Berangkat dari SSK II Pekanbaru sekira pukul 14.00 WIB dan berhenti sempurna pesawatnya di Terminal 2D bandara Soekarno-Hatta sekira pukul 16.00 WIB. Menurut cerita penumpang, itulah barangkali akibat bertambah extra flight atau penerbangan tambahan menyebabkan lalu lintas pesawat yang turun dan naik dari bandara Soetta cukup padat. Hal ini juga biasa karena mau Idul Fitri. Dan terpaksa harus antre di udara mutar-mutar dulu menjelang mendapat kesempatan landing/mendarat. Namun situasi aman dan kondusif, kendati ada bocah lelaki yang sesak pipis terpaksa pipis menggunakan botol mineral kosong di tempat duduk pesawat menjelang turun dari pesawat. (azf)