Kanwil Ditjen Bea Cukai Riau Belum Jelaskan Dugaan Penangkapan Dua Kapal Bawa Mangga Thailand
Kapal yang diduga membawa 15 ton mangga Thailand di perairan Sungai Apit Riau, Selasa (15/4/2025). (tsi)
Sungai Apit, Detak Indonesia--Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea Cukai (DJBC) Riau hingga Jumat (18/4/2025) belum bersedia menjelaskan dugaan penangkapan dua kapal membawa mangga Thailand pada Selasa lalu (15/4/2025) di perairan Sungai Apit dan Buton, Riau.
Kepala Kantor Wilayah DJBC Riau Parjiya yang berusaha ditemui wartawan di kantornya di Kanwil Ditjen Bea Cukai Riau di Jalan Sudirman Pekanbaru, Rabu petang (16/4/2025) diwakili Staf Humasnya Dafa.
Menurut Dafa didampingi staf wanita di BC Riau, pada Rabu petang (16/4/2025) bahwa pihak Humas Kanwil BC Riau belum menerima laporan dimaksud.
"Mungkin masih di bagian Penindakan, belum sampai ke Humas BC Riau," kata Dafa di kantor BC Riau, Rabu petang (16/4/2025).
Sementara di perairan Sungai Apit dan Buton Riau sudah heboh informasi adanya dugaan dua kapal membawa mangga Thailand ditangkap petugas Bea Cukai. Namun pihak Kanwil Bea Cukai Riau yang dikonfirmasi sejak Rabu petang (16/4/2025) hingga Jumat ini (18/4/2025) belum bersedia menjelaskan adanya dugaan penangkapan tersebut.
Informasi dari perairan Sungai Apit dan Buton Riau kepada wartawan bahwa rupanya penangkapan itu dua kapal yang satu kapal ditangkap di perairan Buton 60 ton mangga Thailand, satu lagi di Sungai Apit 15 ton mangga Thailand.
Ditanya kembali ke Staf Humas Humas BC Riau Dafa pada Kamis (17/4/2025) apakah sudah ada data dari Kanwil Bea Cukai Riau? Agar tak keliru beritanya yang akan kami buat/terbitkan mohon kirimkan data rilis beritanya. Hingga Jumat ini (18/4/2025) belum ada keterangan resmi dari Kanwil Ditjen BC Riau. Kanwil DJBC Riau masih bungkam, diam, seribu bahasa.
Sebelumnya kata Staf BC Riau, Dafa memang ada penangkapan kapal yang membawa mangga Thailand di perairan Bengkalis yang sudah ditindak nilainya ratusan juta rupiah.(azf)