Massa Demonstran Dirikan Tenda di Depan Menara BRI Pekanbaru

Selasa, 20 Mei 2025 - 11:51:48 WIB

Massa demonstran bangun Ttenda di Depan Menara BRI Pekanbaru Selasa siang (20/5/2015). (Aznil Fajri/Detak Indonesia.co.id)

Pekanbaru, Detak Indonesia--Macet lalu lintas kendaraan di Jalan Sudirman di depan Kantor Menara BRI Pekanbaru tak terhindari sampai ke Jalan Arifin Ahmad dan Jalan Kaharuddin Nasution Pekanbaru, Selasa siang (20/5/2025), menyusul adanya aksi demo buruh kebun sawit dan pabrik kelapa sawit PT Aek Natio Grup di depan Menara BRI Pekanbaru.

Massa bahkan mendirikan tenda biru di pintu masuk bank plat merah tersebut, saat lima perwakilan mereka yang dipimpin Samosir mediasi di dalam Gedung Menara BRI Pekanbaru dengan manajemen BRI Pekanbaru Selasa siang (20/5/2025) sekira pukul 11.39 WIB.

Massa nampak bringas dan emosi karena mereka belum menerima gaji belum dicairkan pihak BRI Pekanbaru. Dan mereka belum sempat sarapan pagi dan makan siang ini.

Pihak wartawan yang semula masuk ke dalam ruang mediasi diminta keluar oleh pihak security BRI Pekanbaru dan pihak BRI Pekanbaru belum beri keterangan pers kenapa gaji ribuan buruh diblokir tak dicairkan.

Di dalam halaman Kantor Menara BRI Pekanbaru dijaga ketat polisi. Nampak kendaraan Raisa polisi siaga di dalam halaman BRI. Mobil box polisi juga stanby di dalam halaman BRI Pekanbaru. Tidak ada mobil watercanon.

 

Seperti diberikan sebelumnya gaji ribuan buruh PT Aek Natio Grup Samsam Kandis Siak Riau tidak dicairkan BRI Pekanbaru alias diblokir. Belum diketahui apa sebab diblokir.

Macet panjang terjadi di Jalan Sudirman Pekanbaru mulai dari depan Kantor BRI Sudirman Pekanbaru dekat purna MTQ Pekanbaru sampai ke Jalan Arifin Ahmad, Jalan Kaharuddin Nasution, Pekanbaru, Selasa pagi hingga siangnya (20/5/2025).

Macet disebabkan Kantor Menara BRI Jalan Sudirman Pekanbaru tak jauh dari purna MTQ didemo oleh sekitar 2.000 buruh dan pekerja PT Aek Natio Grup yang datang dari kawasan Samsam Kecamatan Kandis Kabupaten Siak Riau. Massa juga datang dari Duri, Kandis, Sei Pagar, Rumbai. Mobil truk yang membawa massa parkir di pinggir jalan di depan Kantor Menara BRI Pekanbaru.

Kontan pelayanan Kantor Menara BRI Pekanbaru Selasa pagi hingga siang (20/5/2025) stop total melayani nasabah yang mau datang dari luar karena pintu pagar Menara BRI Pekanbaru ini ditutup total dijaga ketat aparat polisi. Di tengah orasi pihak BRI menyerah dan minta pertemuan dengan lima utusan demonstran. Mereka rapat mediasi di dalam gedung BRI tersebut. Saat berita ini dibuat, mereka keduabelah pihak sedang rapat mencari penyelesaian.

Menurut Pemimpin demonstran, Samosir saat orasi di depan pintu BRI mereka datang ke BRI untuk meminta pihak BRI agar mencairkan gaji pekerja yang diblokir BRI Pekanbaru.

 

Massa juga tergabung dalam Koperasi Air Kehidupan gaji belum dibayar dibekukan BRI satu bulan. Masa menyebut-nyebut nama pihak BRI seperti Pak Eka, Rusdi harus bertanggungjawab.

Informasi yang dikumpulkan di lokasi demo didapat keterangan bahwa terjadi perselisihan di dalam perusahaan antara dua bersaudara. Yakni Binsar Situmorang pemegang kebun sawit dan saudaranya Rudi yang pegang pabrik kelapa sawit (PKS). Antara Binsar Situmorang dengan Rudi adalah adik beradik. Dua bersaudara ini terlibat pertikaian. Menurut buruh PKS Rudi bangkrut, lalu ingin kuasai kebun sawit Binsar. Jadi konflit keluarga ini masih berlangsung. Apakah ada dari yang bertikai ini meminta BRI memblokir gaji buruh? Belum diketahui pasti karena belum ada keterangan resmi dari BRI Pekanbaru. (azf)