BRI dan KPAK Capai Kesepahaman, Proses Transaksi Tetap Berpegang pada Akta Kepengurusan Resmi
BRI dan KPAK yang lancarkan demo capai kesepahaman dalam pertemuan mediasi di Gedung Menara BRI Jalan Sudirman Pekanbaru, Selasa petang (20/5/2024), proses transaksi tetap berpegang pada Akta Kepengurusan resmi. (Dok. Humas BRI Pekanbaru)
Pekanbaru, Detak Indonesia--Sehubungan aksi demo Ribuan Buruh PT Aek Natio Grup di depan Gedung Menara BRI Pekanbaru menuntut pembukaan blokir gaji mereka di BRI Pekanbaru, maka manajemen BRI Pekanbaru beri penjelasan.
Regional CEO BRI Pekanbaru Reza Syahrizal Setiaputra dalam rilisnya yang dikirim ke media ini Selasa petang (20/5/2025) menjelaskan sbb:
1. BRI telah melakukan pertemuan dan mencapai kesepahaman dengan perwakilan KPAK (Koperasi Air Kehidupan) terkait aspirasi atas pengelolaan dana koperasi. BRI tegaskan bahwa tidak terdapat pemblokiran terhadap rekening dimaksud. Langkah-langkah yang dilakukan BRI semata-mata merupakan bentuk penerapan prinsip kehati-hatian dan tata kelola yang baik, guna memastikan bahwa transaksi dilakukan oleh pihak yang berwenang dan sah sesuai ketentuan hukum dan dokumen yang berlaku.
2. Dalam hal pengajuan transaksi oleh pengurus KPAK, BRI akan melaksanakan transaksi tersebut setelah Standing Instruction diperbarui berdasarkan akta kepengurusan terbaru dan dokumen pendukung lain yang ditandatangani oleh pengurus yang berwenang sesuai akta terbaru.


Demo di depan Menara BRI Pekanbaru, massa pasang tenda di pintu gerbang BRI, aktivitas lumpuh. Massa bubar setelah capai kesepakatan Selasa petang (20/5/2025). (azf)
3. BRI menegaskan bahwa setiap tindakan yang diambil termasuk kaitannya dengan rekening dilakukan berdasarkan prinsip kehati-hatian, objektivitas, serta perlindungan terhadap hak-hak seluruh pihak terkait.
4. BRI senantiasa menjunjung tinggi nilai-nilai Good Corporate Governance (GCG) dalam menjalankan seluruh operasional dan bisnisnya. (rls)