Proyek Pompa Banjir Srimeranti Rumbai Mangkrak, Tukang Akan Dipulangkan ke Jawa
Proyek pompa banjir Srimeranti Rumbai Pekanbaru Riau mangkrak Kamis (3/7/2025), tukang akan dipulangkan ke Jawa. (Aznil Fajri/Detak Indonesia.co.id)
Srimeranti, Detak Indonesia--Proyek Pompa Banjir Balai Wilayah Sungai Sumatera III (BWSS III) Riau di Kelurahan Srimeranti Rumbai Pekanbaru mangkrak tak kunjung selesai sesuai hari kalender yang ditetapkan.
Dalam pantauan di Jalan Nelayan Srimeranti Rumbai Pekanbaru, Kamis 3 Juli 2025, pekerjaan diperkirakan tak mencapai 50 persen. Menurut info di lokasi proyek, sebelumnya pekerja ada sekitar 20 orang, sekarang tinggal tujuh orang. Pekerja mau dipulangkan ke Jawa pada hari Minggu 6 Juli 2025.

Didapat info lapangan lagi telah hilang dana sekitar Rp8 miliar. Belum diketahui benar tidaknya dana proyek itu hilang Rp8 miliar. Nilai proyek 15 Januari tahun 2024 ini sekitar Rp89 miliar.
Menanggapi info lapangan ini semua, Satker BWSS III di Pekanbaru Riau, Muhammad Effendi Saputra alias Ucok yang berkantor di Jalan Pepaya Pekanbaru yang dikonfirmasi tim wartawan Kamis (3/7/2025) meminta wartawan datang ke kantornya Jumat (4/7/2025). Namun Ucok yang dikonfirmasi di Kantornya di Jalan Pepaya Pekanbaru, beberapa kali ditelepon, Jumat pagi (4/7/2025) namun Ucok tak menjawab tak merespon kendati ponselnya kode berdering, dia belum bisa menerima konfirmasi dari tim wartawan yang melakukan investigasi di proyek Pompa Banjir Srimeranti Rumbai Pekanbaru itu.

Keluhan warga Jalan Tirtonadi Kelurahan Srimeranti Rumbai Pekanbaru, banjir besar setinggi 1 meter merendam kawasan itu pada Januari 2025 lalu. Ini akibat pompa banjir tersebut tidak berfungsi. Air Sungai Siak meluap besar kala itu dan merendam ratusan rumah warga di Kelurahan Srimeranti Rumbai Pekanbaru. Kasus mangkraknya Proyek mangkrak Pompa Banjir Srimeranti Rumbai ini menurut Tim Investigasi DPP TOPAN RI Wilayah Sumbagut, Rahman, telah dilaporkan ke Jampidsus Kejagung RI Jumat (4/7/2025). (azf)