Harimau Mulai Nampak Berkeliaran di Humbahas

Jumat, 15 Agustus 2025 - 17:21:49 WIB

Seekor Harimau sedang terpantau di pinggir jalan Dolok Sanggul- Parlilitan Sumatera Utara beberapa waktu lalu. (ist)

Jakarta, Detak Indonesia--Akibat penggundulan hutan yang terus terjadi di Kabupaten Humbang Hasundutan- Sumatera Utara, saat ini ancamannya sudah mulai nyata.

Seekor Harimau dewasa menampakkan diri, di pinggir jalan antara Dolok Sanggul dengan Parlilitan.

Hewan buas itu kelihatan bagi pengendara roda empat, saat melintas di ruas jalan itu beberapa malam lalu.

Si raja hutan itu, menebar ancaman nyata bagi siapapun yang lewat di jalan itu. Jika tidak berhati hati, bisa saja manusia dijadikan mangsa oleh Harimau yang kelaparan.

Hal itu terjadi akibat hutan sudah gundul di seantero Humbang Hasundutan, membuat ekosistem dan lingkungan hidup menjadi rusak parah.

Tentu saja hal ini  mengancam kelangsungan seluruh makhluk hidup, termasuk di dalamnya hewan buas yang dilindungi negara tersebut.

Demikian disampaikan Pak Andre Hasugian, kepada Detak Indonesia, di Jakarta, Jumat (15/8/2025), setelah mengetahui informasi adanya kendaraan masyarakat yang berpapasan dengan seekor Harimau di jalan Dolok Sanggul- Parlilitan baru baru ini.

 

Pak Andre mengungkapkan, Ia sangat terkejut sesaat mengetahui ada Harimau berdiri persis di pinggir jalan, dan tidak takut lagi terhadap manusia.

Bahkan sorotan lampu kendaraan yang tepat mengenai posisinya, terkesan diabaikan. Tentu saja karena keinginan Harimau itu untuk memangsa manusia.

Sebab keluarnya si Raja Hutan dari habitatnya itu, ini menggambarkan bahwa kelangsungan hidup hewan buas itu telah terancam akibat punahnya hutan.

Untuk itu, kepada masyarakat Humbang Hasundutan, mulai dari Dolok Sanggul, Parlilitan, Pakkat dan Tarabintang, diimbau agar semakin berhati hati saat melintas di sepanjang jalan tersebut.  

"Demikian juga bagi para petani maupun pekebun, agar semakin meningkatkan kewaspadaannya, karena Harimau terbukti sudah keluar dari kawasan habitatnya," ujar Hasugian.

Ditambahkannya, hal ini menjadi tanggungjawab BKSDA (Balai Konservasi Sumber Daya Alam).

 

Sebab BKSDA adalah unit pelaksana teknis di daerah yang melaksanakan sebagian tugas KLHK. Mulai dari bidang konservasi sumber daya alam dan ekosistemnya.

Mereka juga harus bertanggung jawab dalam pengelolaan kawasan konservasi, serta pengawasan terhadap satwa liar yang tengah mengancam nyawa manusia.

"Kita berharap jangan sampai ada korban manusia akibat dimangsa Harimau. Untuk itu, KLHK dalam hal ini BKSDA harus segera turun guna mengawasi dan mengamankan hewan buas tersebut," ujarnya.(nes)