Dar...der...dor....dor...Empat Letusan Senjata Api di Jalan Kelapa Sawit Pekanbaru
Situasi penyergapan aparat polisi berpakaian preman di simpang lampu merah Jalan Kelapa Sawit dengan Jalan Iman Munandar (Jalan Harapan Raya, red) Minggu 17 Agustus 2025 sekira pukul 12.30 WIB aparat geledah tas besar warna hitam, dua bungkus warna putih hijau diletakkan diaspal sebagai contoh. Dua pe.uda ditagkap diborgol diboyong aparat dengan mobil Innova. (tsi)
Pekanbaru, Detak Indonesia--Sekitar empat letusan senjata api terdengar menggelegar di tengah keramaian lalu lintas kendaraan yang sedang berhenti di lampu merah simpang Jalan Kelapa Sawit dengan Jalan Imam Munandar (Jalan Harapan Raya, red) Pekanbaru, Minggu siang tadi (17/8/2025) sekira pukul 12.30 WIB.
Dua orang pemuda terlihat langsung ditangkap dari mobil Honda Jazz warna biru dan dimasukkan ke dalam dua unit mobil Kijang Innova dengan kondisi tangan diborgol. Beberapa aparat kepolisian berpakaian preman menggunakan senjata laras panjang dan laras pendek nampak mengamankan lokasi di sekitaran ruas jalan yang tepat berada di perempatan lampu merah padat lalu lintas tersebut.
Menurut warga yang melihat langsung kejadian tersebut mengungkapkan kalau saat itu polisi menangkap dua orang pemuda dari sebuah mobil Honda Jazz biru. Bersamaan dengan penangkapan kedua pemuda itu, menurut saksi yang ditemui di lapangan, aparat polisi berpakaian preman juga menggeledah tas berukuran besar berwarna hitam yang ditemukan di dalam mobil jazz biru itu.
''Yang saya lihat ada dua tas besar yang dikeluarkan dari mobil itu Honda Jazz biru itu,'' ungkap salah seorang saksi yang melihat dari dekat upaya penangkapan tersebut.
Dari tas tersebut, aparat menemukan sejumlah barang bukti dalam bentuk kemasan berwarna putih hijau. Diduga barang bukti yang digeledah itu adalah jenis narkotika. Aparat kepolisian juga nampak mengeluarkan barang bukti bungkusan berwarna putih hijau tersebut ke aspal tepat di samping mobil yang digunakan dua terduga pelaku sebelum memboyong mereka ke mobil aparat.
Sementara sejumlah warga yang penasaran sempat melihat langsung proses penyergapan yang dilakukan aparat kepolisian bepakaian preman itu juga sempat terlihat penasaran dengan penyergapan tersebut. Namun setelah polisi mengeluarkan isi dari salah satu tas berwarna hitam besar, warga menduga kalau itu adalah jenis narkotika yang dikemas menggunakan plastik berwarna putih hijau.
Petugas yang melakukan penangkapan tidak memberikan keterangan apapun dalam peristiwa penangkapan tersebut. Mereka hanya meminta warga tidak merekam. Polisi juga meminta keterangan sejumlah saksi terkait penangkapan yang dilakukan sebelum kemudian membawa kedua orang yang ditangkap dan barang bukti tas dan satu unit mobil Honda Jazz.
Dari keterangan warga, disebutkan, sebelum penangkapan, beberapa unit mobil jenis Innova nampak melakukan pengejaran terhadap satu unit mobil jazz berwana biru yang digunakan kedua orang yang diamankan. Dua buah mobil tersebut langsung menyalip jalan mobil Jazz menjelang perempatan lampu merah yang selanjutnya diikuti dengan letusan senjata api sebanyak empat kali ke udara.
Sejauh ini belum ada keterangan resmi dari aparat kepolisian terkait penangkapan tersebut.(azf)