Warga Pekanbaru Tewas Dianiaya Oknum BAIS TNI Lanal Dumai

Senin, 25 Agustus 2025 - 18:21:28 WIB

Gunawan Santosa (38) warga Pekanbaru tewas dianiaya diduga keras dilakukan oleh oknum Badan Intelijen Strategis (BAIS) TNI Lanal Dumai. Foto kiri atas diduga pelaku. Foto bawah pusara Gunawan Santosa. (tsi)

Pekanbaru, Detak Indonesia--Salah seorang Purnawirawan TNI, Pak Ujang menegaskan adiknya Gunawan Santosa (38) warga Pekanbaru tewas dianiaya diduga keras dilakukan oleh oknum Badan Intelijen Strategis (BAIS) TNI Lanal Dumai.

Menurut abang korban, di Markas Denpom I/3 Pekanbaru Pak Ujang yang juga purnawirawan TNI kronologis penganiayaan terhadap Gunawan Santosa adiknya dilakukan Jumat 15 Agustus 2025 lalu saat itu korban bersama temannya Suprianto selesai memanen buah sukun di Jalan Kuantan I dekat asrama PHB Pekanbaru. Sebelum memanen buah Sukun itu, korban sudah minta izin kepada pemilik pohon sukun dan pemilik pohon sukun mempersilakannya.

Namun selesai memanen buah sukun itu datang seorang yang diduga oknum BAIS TNI Lanal Dumai inisial Mal mencegat Gunawan Santosa dan Suprianto menuding keduanya mencuri buah sukun tersebut. Padahal buah sukun itu bukan milik Mal. Tak habis pikir Lettu Mal mengeluarkan senjata api dan memukul kepala dan tubuh korban dengan gagang pistolnya sampai kedua korban berdarah-darah sekujur tubuhnya.

"Tak puas sampai di situ, Lettu Mal itu mengambil cangkul taman dari kediamannya dan mencangkul tangan adik saya Gunawan Santosa. Adik kami dipaksa mengepel lantai kediaman Lettu Mal dengan cucuran darah di sekujur tubuh adikku. Kejam Mal ini. Saya dan keluarga kami minta pimpinannya menangkap, memproses hukum, dan memecat pelaku," tegas Ujang abang korban saat berada di Markas Denpom I/3 Pekanbaru Jalan Ahmad Yani Pekanbaru.

Keluarga korban bersama pengacaranya telah mendatangi Markas Denpom I/3 Pekanbaru itu dua kali. Dan pihak Denpom I/3 Pekanbaru mengarahkan keluarga korban agar membuat laporan ke Pom AL di Dumai, bukan di Denpom AD I/3 Pekanbaru.

Menurut Pak Ujang diketahui bahwa pelaku penganiayaan Lettu Mal adalah anggota BAIS TNI Lanal Dumai saat penganiayaan terjadi di Pekanbaru Jumat 15 Agustus 2025 lalu, Lettu Mal sedang ditugaskan dalam rangka pengamanan kunjungan Wapres RI Gibran ke Kuansing Riau.

Karena dianiaya berat, Gunawan Santosa sempat dirawat di rumah sakit beberapa hari. Dan akhirnya meninggal dunia. (azf)