Wujudkan Kota Wisata Bersih dan Indah, Bupati Karo bersama Jajaran Gelar Gotong Royong Rutin
Tugu Perjuangan terlihat bersih, indah asri, di kota wisata Berastagi, Selasa, (17/2/2026). (Saritua Manalu/Detak Indonesia.co.id)
Tanah Karo, Detak Indonesia--Bupati Karo, Brigjen Pol (Purn) Dr dr Antonius Ginting SPOG MKes, terus menunjukkan komitmen kuat selama setahun memimpin mendorong sistem bergotong-royong guna mencapai tujuan kebersihan lingkungan. Arahan tegasnya telah menggerakkan seluruh jajaran dan hasilnya kabupaten karo sekarang lebih bersih, indah dan layak wisata.
Ketua DPC LSM KPK-RI Kabupaten Karo, Jan Warista Ginting, mengapresiasi kinerja Bupati Karo dan mengatakan bergotong-royong merupakan nilai luhur bangsa Indonesia khususnya di Kabupaten Karo yang menjadi ciri khas budaya bangsa yang harus di jaga, dipelihara dan dipertahankan, dan disebut sila ketiga, persatuan Indonesia.
"Saya sangat memuji kinerja Bupati Karo sudah menunjukkan dinilai bekerja keras melibatkan seluruh jajarannya ikut bergotong-royong demi terwujudnya kebersihan di lingkungan kota wisata. Ini bukan sekedar seruan, melainkan komitmen nyata yang telah terbukti selama satu tahun," katanya kepada Detak Indonesia.co.id, di Kabanjahe, Provinsi Sumatera Utara, Selasa (17/2/2026).
Program ini merangkul berbagai sektor termasuk pembersihan rutin di pasar, tempat wisata, jalan raya, hingga kampanye edukasi sampai di tingkat desa dan lingkungan.
Upaya ini menargetkan Tanah Karo sebagai destinasi wisata unggulan yang bersih, indah dan ramah lingkungan, untuk kemajuan Kabupaten Karo.

Jan Warista Ginting Ketua DPC LSM KPK-RI Karo Apresiasi Kinerja Bupati Karo dan mengatakan bahwa sistem bergotong-royong merupakan nilai luhur bangsa disebut sila ketiga.
Konsistensi terlihat dari gotong-royong berkala yang melibatkan masyarakat, ASN, dan tokoh adat. Dampaknya nyata: indeks kebersihan se-Kabupaten Karo melonjak, dengan pengurangan signifikan tumpukan sampah ilegal berdasarkan data Dinas Lingkungan Hidup setempat.
Warga langsung merasakan perubahan. pedagang Pasar Buah, Aminah Br Sembiring (45), menyambut baik inisiatif ini.
"Lingkungan kini lebih bersih dan nyaman. Anak-anak bisa bermain tanpa khawatir sampah berserakan. Terima kasih, kepada Pak Bupati Karo," ujarnya.
Dikatakan Jan Warista Ginting selaku Ketua LSM KPK-RI berharap program diperkuat melalui anggaran APBD 2026, termasuk fasilitas pengelolaan sampah modern. Ini komitmen berkelanjutan untuk generasi mendatang.
Pemkab Karo mengajak kabupaten lain di Sumatera Utara mengadopsi model kepemimpinan gotong royong ini yang telah terbukti efektif.(stm)