Ketua K SPSI Karo Minta Agar Pekerja Mendapat UMK, dan Jaminan Keselamatan Kerja

Jumat, 01 Mei 2026 - 19:21:43 WIB

Peringatan Hari Buruh Sedunia Ketua K SPSI Kabupaten Karo Gembira Ginting meminta agar pekerja mendapat jaminan keselamatan kerja, Jumat (01/05/2026). (Saritua Manalu/Detak Indonesia.co.id)

Kabanjahe, Detak Indonesia--Ketua K SPSI Kab Karo Gembira Ginting, menyampaikan pesan di Hari Buruh Sedunia, setiap tetes keringat adalah bukti perjuangan dan dedikas pekerja. Ketua KSPSI Karo, ucapkan Selamat Hari Buruh. 

Ucapan selamat dan penghormatan Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) menyampaikan selamat Hari Buruh Nasional/Sedunia 2026, menekankan bahwa "setiap tetes keringat adalah bukti" perjuangan dan dedikas pekerja.

Hal tersebut disampaikan oleh Ketua DPC K SPSI Karo Gembira Ginting Jumat (1/5/2026), sekira pukul 12.00 WIB. 

Ketua DPC K SPSI Karo Gembira Ginting menyampaikan, Hari Buruh menjadi momentum bagi kita untuk memberi apresiasi setinggi-tingginya atas kerja keras kita sabagai buruh yang membuat roda kehidupan dan ekonomi terus bergerak maju.

"Semoga pekerja tidak ada hak nya yang tidak dipenuhi lagi, dan kita dari SPSI Karo yang tergabung dalam dewan pengupahan selalu menekankan agar para pekerja, yang sudah memenuhi jam kerja agar di perhatikan jaminan keselamatan dari Dinas Ketenagaakerjaan dan perusahaan, juga upah minimum kabupaten diterapkan merata bagi pekerja yang sudah sesuai dengan kinerjanya," ujarnya. 

Di tempat terpisah Presiden Prabowo Subianto menegaskan kebijakan pemerintah yang dipimpinnya sangat berpihak kepada kaum buruh. Hal itu disampaikan Kepala Negara dalam peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) 2026.

Ketua K SPSI Karo Gembira Ginting.

 

"Saya kira dalam satu tahun ini saudara-saudara bisa menilai kebijakan yang diambil pemerintah yang saya pimpin adalah kebijakan yang membela seluruh rakyat Indonesia, terutama kaum buruh," kata Prabowo dikutip dari Youtube Setpres, Jumat, 1 Mei 2026.

RI 1 kemudian memaparkan sejumlah kebijakan yang diambil dalam setahun ini. Di antaranya, menetapkan Marsinah sebagai Pahlawan Nasional. 

"Kita sudah mengangkat Ibu Marsinah sebagai Pahlawan Nasional," ungkap Prabowo.

Tak cukup sampai di situ, Presiden kedelapan Indonesia itu menyampaikan dirinya akan mengesahkan museum perjuangan buruh. Museum tersebut dibangun di Desa Nglundo, Nganjuk, Jawa Timur (Jatim).

 "Bulan ini saya akan berangkat ke Desa Nglundo, Nganjuk, Jatim, untuk meresmikan museum perjuangan buruh yang diberi nama Museum Marsinah," sebut Prabowo.

 Selain itu, Prabowo menyampaikan pemerintah yang dipimpinnya sudah mengesahkan Undang-Undang Perlindungan Pekerja Rumah Tangga (UU PPRT). Menurut dia, kebijakan politik tersebut merupakan sejarah bagi Indonesia.

 

 "Kalau tidak salah ini adalah perjuangan lama. Perjuangan 22 tahun, bahkan selama republik berdiri belum pernah ada UU PPRT. Selama ini, pekerja rumah tangga, entah dibayar upah berapa tidak jelas. sekarang pertama kali dalam sejarah NKRI kita sahkan UU PPRT," ujar Prabowo.

Sementara Ketum K SPSI Mohammad Jumhur Hidayat saat mendampingi Presiden RI bersama para pimpinan serikat pekerja lainnya menghadiri peringatan May Day 2026 di kawasan Monas, Jakarta Pusat, yang juga dihadiri langsung oleh Presiden Prabowo Subianto.

Dalam peringatan tersebut, momen penting terjadi ketika Presiden Prabowo Subianto mencatat secara langsung tuntutan dan aspirasi yang disampaikan oleh para petinggi serikat buruh, termasuk aspirasi dari KSPSI. (stm)