Puluhan Pegawai PUPR Riau Datangi Kejati Riau, Ada Apa?

Selasa, 02 Juni 2026 - 19:15:12 WIB

Pegawai Dinas PUPR Riau dari pagi hingga Selasa sore (2/6/2026) ramai di Kejati Riau. Apakah dalam rangka rapat biasa, atau pemeriksaan perkara proyek? (tim/ald/azf)

‎Pekanbaru, Detak Indonesia – Puluhan pegawai dari lingkungan Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Riau berpakaian batik Korpri warna biru terpantau mendatangi Kantor Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau, di Jalan Sudirman Pekanbaru sejak Selasa pagi (2/6/2026) hingga sore. Kehadiran mereka menarik perhatian sejumlah awak media yang berada di Kejati Riau.

‎Berdasarkan pantauan di lapangan, sejak siang hingga sore hari terlihat puluhan pegawai Dinas PUPR silih berganti memasuki area Kantor Kejati Riau.

Sebagian di antaranya nampak menunggu di ruang tunggu, sementara lainnya terlihat keluar masuk gedung pemeriksaan. Ada istirahat di Kantin Kejati Riau antara lain Basaruddin, Erisandi Daulay, dkk.

‎Belum diketahui secara pasti tujuan kedatangan para pegawai tersebut. Kasi Penkum Kejati Riau Zikrullah SH MH yang dikonfirmasi wartawan di tangga depan Kejati Riau mengatakan juga belum mengetahui pasti apakah pegawai PUPR Riau itu menjalani pemeriksaan, atau dimintai keterangan seputar proyek di PUPR Riau.

‎Sejumlah wartawan yang berada di lokasi berupaya memperoleh informasi terkait aktivitas tersebut. Mantan Kepala UPT PUPR Riau Basaruddin yang ditanya wartawan mengatakan kedatangannya hanya pendampingan. Namun, para pegawai yang ditemui lainnya seperti mantan Kasatker PUPR Riau Erisandi Daulay mengatakan rapat di Kejati Riau. Dan pegawai PUPR lainnya memilih tidak memberikan komentar dan langsung meninggalkan area kantor Kejaksaan Tinggi Riau setelah selesai menjalani kegiatan.

‎Kehadiran puluhan pegawai dari salah satu organisasi perangkat daerah (OPD) itu pun memunculkan berbagai spekulasi di tengah masyarakat. Meski demikian, informasi yang beredar masih perlu dikonfirmasi lebih lanjut kepada pihak berwenang agar tidak menimbulkan kesimpangsiuran.

‎Media ini masih berupaya mendapatkan keterangan resmi dari pihak Kejati Riau maupun Dinas PUPR terkait maksud dan tujuan kehadiran puluhan pegawai tersebut di kantor kejaksaan. Laporan masyarakat cukup banyak masuk ke Kejati Riau. Antara lain masalah pengadaan baju seragam sekolah, proyek preservasi/perbaikan/pemeliharaan jalan tahun anggaran 2024, 2025, GOR Porprov di Dumai yang retak-retak, masalah laporan DPP MKGR terhadap PT Arara Abadi di Dusun IV Plambayan, Desa Kotagaro, Kecamatan Tapung Hilir, Kampar, Riau, dan lain-lain.

Wartawan juga sempat bertanya kepada Asintel Kejati Riau Oktavian Syah Efendi SH MH tapi dia mengalihkan ke Kasi Penkum Kejati Riau Zikrullah SH MH. (tim/azf)