Ketua Komite Minta Keadilan, Oknum Kepsek SDN 042 Bakau Aceh Mandah Inhil Diduga Palsukan Tanda Tangannya
Ketua Komite minta keadilan, oknum Kepsek SDN 042 Bakau Aceh Mandah Inhil diduga palsukan tanda tangannya. (Rhama Melo/Detak Indonesia.co.id)
Tembilahan, Detak Indonesia--Dugaan pemalsuan tanda tangan yang diduga dilakukan oleh mantan Oknum Kepala sekolah Dasar Negeri (SDN) 042 Bakau Aceh Mandah Indragiri Hilir (Inhil) Provinsi Riau, ZA menjadi sorotan publik. Ketua Komite menyampaikan keberatan dan bermohon kepada yang berwewenang supaya menindak lanjuti, sesuai aturan yang berlaku di Negara Republik Indonesia. Hal itu disampaikan oleh Zamri yang menjabat Ketua Komite.
"Karena tanda tangan saya diduga dipalsukan oleh Oknum Kepala SDN 042 Bakau Aceh Mandah, maka saya membaca undang undang mengenai pemalsuan tanda tangan di Kitab Undang undang Hukum Pidana (KUHP) dengan pasal 263, disitu tertera akan terpidana," ujar Zamri, kepada wartawan pada Jum'at 10 Juli 2026.
"Untuk diketahui, saya menjabat sebagai Ketua Komite sejak tahun 2005, berarti sudah 21 tahun. Kepsek yang dahulu tidak seperti ini, namun tiba ZA mantan Kepala sekolah, tanda tangan saya diduga dipalsukan," ungkapnya.
"Yang sangat menyayangkan, adalah oknum operatornya kok bisa menjadi aneh, sehingga juga menggunakan berkas yang dipalsukan, saya menilai ini bisa saja persekongkolan," tudingnya.
"Saya sebagai Ketua Komite sangat bermohon kepada yang berwewenang, mohon ditindak lanjuti, saya minta keadilan, dan nantinya juga saya akan laporkan," rintihnya.
Mengenai Kepala Sekolah yang Baru
"Kepala sekolah yang baru ini juga tidak pernah koordinasi dengan saya, pada hal sudah lebih dari 3 bulan ia menjabat, kalau memang dia sering masuk bertugas di sekolah tersebut tentu bisa menghubungi saya, apa lagi zaman sekarang, sudah pasti bisa melalui ponsel telephon atau whatsApp, tentu ini ada tanda tanya," keluhnya.
Konfirmasi Terpisah
Mantan Kepsek ZA, ketika dihubungi awak media, baik melalui telephon maupun whatsApp, namun tidak menanggapi.
Operator Y, ketika dihubungi melalui telephon dan whatsapp, ia menjawab penuh dengan kesibukan "Saya sibuk dengan urusan dinas," kata Y.
Kepsek yang baru M, sewaktu di hubungi ia mengelak "Mengenai Ketua Komite, saya sulit menghubungi, karena jaringan di wilayah itu tidak jelas, o ya, mengenai saya diduga tidak disiplin itu, saya katakan saya sering masuk, walaupun hanya 12 murid," kilahnya.
Dinas Pendidikan Kabupaten Indragiri Hilir (Disdik Inhil) Riau, melalui Kasi SD Feri menyampaikan "Baik, terima kasih kami siap akan menindak lanjuti persoalannya," kata Feri dengan sikap ramah. (tim/rha)