Gawat! Gudang Rokok Ilegal Diduga Kian Menggila di Kualu, Nama Fahmi Jadi Sorotan, Warga Pertanyakan Ketegasan Aparat

Sabtu, 08 Agustus 2026 - 07:48:45 WIB

Kampar, Detak Indonesia--Aktivitas gudang yang diduga menjadi pusatGawat! Gudang Rokok Ilegal Diduga Kian Menggila di Kualu, Nama Fahmi Jadi Sorotan, Warga Pertanyakan Ketegasan Aparat penyimpanan dan distribusi rokok ilegal berbagai merek di Desa Kualu, Kecamatan Tambang, Kabupaten Kampar, Riau, kembali menjadi sorotan. Gudang tersebut dikabarkan masih beroperasi secara rutin dan diduga melakukan aktivitas bongkar muat hampir setiap hari, terutama pada malam hari.

Berdasarkan hasil penelusuran Tim Investigasi, Kamis (6/8/2026), aktivitas bongkar muat rokok yang diduga tanpa pita cukai disebut berlangsung secara berulang. Kondisi tersebut memicu keresahan masyarakat yang mempertanyakan efektivitas pengawasan serta penegakan hukum terhadap dugaan peredaran rokok ilegal di wilayah tersebut.

"Buka setiap hari. Bongkar muatnya malam hari. Tidak mungkin Polsek setempat tidak mengetahui. Nonsen semua itu," ujar seorang warga yang meminta identitasnya dirahasiakan.

Dalam informasi yang diterima Tim Investigasi, muncul nama Fahmi yang disebut oleh sejumlah sumber sebagai pihak yang diduga berkaitan dengan aktivitas gudang tersebut. Namun, hingga berita ini diterbitkan, informasi tersebut masih dalam tahap penelusuran dan belum dapat dipastikan kebenarannya. Oleh karena itu, diperlukan penyelidikan lebih lanjut oleh aparat penegak hukum.

Warga mengaku kecewa karena hingga kini belum melihat adanya tindakan hukum yang dinilai mampu menghentikan aktivitas yang diduga telah berlangsung cukup lama. Mereka berharap aparat tidak berhenti pada pengecekan lapangan semata, tetapi melakukan penyelidikan secara menyeluruh apabila ditemukan indikasi pelanggaran hukum.

Gudang rokok ilegal Fahmi

 

Masyarakat juga menyoroti pengecekan yang sebelumnya dilakukan jajaran Satreskrim Polres Kampar melalui Unit Tipidter. Menurut warga, langkah tersebut belum memberikan kejelasan karena belum disertai informasi rinci mengenai waktu kejadian maupun titik lokasi yang menjadi sasaran pemeriksaan.

Apabila dugaan peredaran rokok tanpa pita cukai tersebut terbukti, praktik itu berpotensi merugikan penerimaan negara dari sektor cukai dan melanggar ketentuan perundang-undangan yang berlaku. Karena itu, masyarakat mendesak aparat penegak hukum bersama instansi terkait untuk mengusut tuntas dugaan aktivitas tersebut secara profesional, transparan, dan tanpa pandang bulu.

Pintu besi sering dikunci siang hari, malam hari aktivitas sibuk di lokasi sepi penduduk ini. 

Hingga berita ini diterbitkan, Tim Investigasi masih berupaya memperoleh konfirmasi resmi dari Polres Kampar, Polsek Tambang, pihak Bea Cukai, maupun Fahmi terkait informasi yang beredar. Demi memenuhi asas keberimbangan, hak jawab dan hak klarifikasi terbuka bagi seluruh pihak yang disebut dalam pemberitaan ini. Fahmi sendiri yang dikonfirmasi masalah tudingan gudang rokok belum bersedia menanggapinya. Dan Fahmi tak berani bertemu tim kendari sudah dipertanyakan keberadaan gudangnya ini. (tim)