Bersinergi dengan Program Read Me A Book Korea Selatan

Senin, 03 Februari 2020 - 09:56:55 WIB

Berdiskusi mengenai Program Bunda Literasi Perpustakaan Bengkalis yang bersinergi dengan Program Read me a Book dari Korea Selatan. (Devon/Detak Indonesia.co.id) 

Bengkalis, Detak Indonesia-- Bunda Literasi merupakan salah satu program yang ada di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Kabupaten Bengkalis, Provinsi Riau.

Program ini secara khusus menjadi garda terdepan dalam menghidupkan budaya literasi baik di lingkungan keluarga, satuan pendidikan maupun masyarakat sehingga nantinya akan tercipta generasi yang literat, berkarakter serta mampu mewujudkan keunggulan daerah. 

Budaya literasi dapat dijadikan sebagai solusi dalam pembentukan karakter generasi muda terbaik bangsa. Perkembangan teknologi yang semakin pesat telah membuat anak-anak lebih memilih bermain Gadget daripada membaca Buku.

Peran dari gerakan program Bunda Literasi ini sama halnya dengan seorang ibu di dalam keluarga, di mana sosok perempuan tersebut akan menjadi peran penting dalam memberikan contoh kepada anak dalam rangka membangun karakter anak sebagai generasi penerus. 

Gerakan ini dilakukan secara massal, masif, sistemik, terstruktur, terorganisir untuk memfokuskan perhatiannya kepada pengembangan minat, gemar dan budaya membaca dalam arti yang luas bagi masyarakat yang ada di Kabupaten Bengkalis, Provinsi Riau.

Keluarga adalah salah satu unit terkecil yang ada di masyarakat dapat menjadi kunci utama untuk menghidupkan budaya literasi. Hal ini dikarenakan keluarga merupakan suatu miniatur pendidikan utama dalam merangsang pola perkembangan anak baik dari aspek intelektual, emosional, maupun spiritual. 

Sedangkan program dengan tagline Read Me a Book: ASEAN-ROK is Reading adalah program kampanye membaca yang digagas oleh National Library for Children and Young Adults (NLCY) Republic of Korea, di mana 9 negara ASEAN termasuk Indonesia ikut berkomitmen melaksanakan program ini. 

Kegiatan program yang diperlombakan se Indonesia ini berlangsung dari tanggal 15 Januari 2020 sampai dengan tanggal 23 April 2020 (23 April adalah Hari Buku Sedunia). Dimana pemenang dari kegiatan program Read Me a Book akan diundang ke Korea.

Program ini bertujuan untuk meningkatkan minat baca khususnya bagi anak-anak, dengan menggunakan metode read aloud atau membacakan buku secara nyaring kepada anak-anak. Di mana saat membacakan buku, si pembaca buku/pencerita mengenakan yelllow apron/apron kuning, kemudian aktivitas tersebut diambil foto dan videonya lalu diunggah di media sosial Instagram dengan menyertakan hashtag/tagar yang telah ditentukan.

Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Kabupaten Bengkalis H Suwarto menjelaskan, tumbuh kembang anak dalam menjalani masa-masa proses belajar amatlah penting, apalagi menyangkut dunia literasi. Hal ini jelaskannya Senin (3/2/2020).

"Bersinerginya program Bunda Literasi perpustakaan Bengkalis dengan program Read me a Book dari Korea Selatan, merupakan salah satu upaya menghidupkan budaya literasi didalam keluarga untuk menumbuhkembangkan karakter anak dalam menghadapi kehidupan sesuai dengan masa pertumbuhannya", kata Suwarto.(Devon).