Kantor Dinas PUPR Rokan Hulu Digeledah Penyidik Kejari Rohul

Senin, 12 Oktober 2020 - 19:39:53 WIB

Tim penyidik Kejari Rokanhulu Riau menggeledah kantor PUPR Kabupaten Rokanhulu Riau, Senin (12/10/2020). Tim mencari kelengkapan berkas, data dugaan korupsi pembangunan Jembatan Sei BatangbLubuh SP III Kepenuhan, Rohul, Riau. (Nurul Arifin/Detak Indonesi

Pasirpengaraian, Detak Indonesia--Pengembangan tindak pidana korupsi pembangunan Jembatan Sei Batang lubuh SP-III Kepenuhan Kabupaten Rokan Hulu, Riau tim penyidik Kejari Rokan Hulu geledah Kantor Dinas Bina Marga dan Pengairan Kabupaten Rokan Hulu.

Senin 12 Oktober 2020 sekira pukul 13.30 WIB bertempat di Kantor Dinas Bina Marga dan Pengairan Kabupaten Rokan Hulu, Tim Penyidik Pidsus Kejari Rokan Hulu yang diketuai Kasi Pidsus Doni Saputra SH beserta Anggota Tim Ari Supandi SH MH, Herdianto SH, Frederic Daniel Tobing SH, dan Wikan Adhi Cahya SH, melakukan penggeledahan terkait perkara dugaan tindak pidana korupsi pembangunan Jembatan Sei Batang Lubuh SP-III Kepenuhan Kabupaten Rokan Hulu, Riau. Hal ini guna mencari dan menemukan alat bukti surat berupa data dan dokumen untuk kelengkapan berkas perkara tindak pidana korupsi.

Penggeledahan dilakukan berdasarkan izin penetapan penggeledahan dari Ketua Pengadilan Negeri Rokan Hulu Nomor 143/Pen.Pid/2020/PN Prp tanggal 08 Oktober 2020.
Penggeledahan dilakukan dengan mempedomani protokol kesehatan covid 19.

Beberapa jam menggeledah Kantor Bina Barga tim penyidik berhasil amankan dan sita beberapa berkas berkas penting guna pengembangan perkara tindak pidana korupsi yang saat ini sedang ditangani oleh Kejaksaan Negeri Rohul tersebut.

Kasi Intel Kejari Rokan Hulu Ari Supandi SH SM menambahkan bahwa proses pelaksanaan penggeledahan bertepatan dengan Ulang Tahun Kabupaten Rokan Hulu yang ke 21, diperkirakan dapat menarik perhatian masyarakat secara luas dan awak media yang meliput.

Penggeledahan berlangsung aman dan lancar serta tanpa adanya gangguan yang berarti.

"Walaupun begitu kita tetap melaksanakan koordinasi dengan instansi terkait agar proses penggeledahan berlangsung aman dan kondusif. Perlu mengantisipasi kemungkinan adanya AGHT yang akan terjadi," jelas Kasi Intel Kejari Rohul.(ary)