Pemuda Siak Tantang Endang Sukarelawan Sumpah Pocong !
Sumpah pocong
Pekanbaru, Detak Indonesia--Menindaklanjuti informasi dari Johar Firdaus kepada awak media terkait kebenaran aliran uang haram Rp150 juta dari mantan Ketua DPRD Provinsi Riau, 2014 Drs HM Johar Firdaus MSi kepada Endang Sukarelawan, hingga kini masih menjadi bola liar.
Infonya ada nama Agus Setiawan, budak Kualaenok Inhil, mengaku sebagai honorer Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), yang sebenarnya memperoleh uang tersebut dari Johar Firdaus melalui Endang Sukarelawan.
Selaku mantan anggota DPRD Kabupaten Siak dan Provinsi Riau dari Fraksi Partai Golkar, Endang adalah junior sahabat sejati sang senior Johar dan karena itu berlanjut kepercayaan terkait uang Rp150 juta.
Johar percaya kepada Endang untuk memberikan uang Rp150 juta kepada Agus, yang mengaku honorer KPK, hingga akhirnya sampai saat ini, Sabtu (13/11/2021) misteri terkait uang itu senyap begitu saja.
"Apakah Endang pura-pura lupa?" tanya Agus HW, Ketua Pemuda Setempat (PS) Kabupaten Siak, budak cincaluk dari Kampung Dalam, Jalan Sutomo.
Agus HW katakan, bahwa pihaknya menantang Endang Sukarelawan untuk lakukan Sumpah Pocong, agar misteri terkait uang Rp150 juta itu terungkap.
Bagi Agus, saksi hidup terkait pemberian dan penerimaan uang itu masih ada, yakni supir pribadi Johar inisial Am, warga Kuala Enok-Inhil.
"Ayolah oang tuo, jangan merasa diri paling benar. Jangan suka bebual, rambut dah botak, bebual terus. Sumpah Pocong dulu, biar kami panggil si supir Johar Firdaus Am itu," ajak Agus HW, pemuda cincaluk Siak.
Hingga berita ini dimuat, Endang Sukarelawan yang dikonfirmasi awak media tetap menegaskan tudingan itu fitnah.
"FITNAH !!!
Saudaraku...Semoga Allah melindungi kita semua. Diberikan kekuatan dan kesehatan lahir batin. Untuk kita dan keluarga kita," jelas Endang via WA.
"Oang Tuo! Miko jangan hanya pandai buat rusuh, pakai hembuskan rasis dan Sara. Emangnya Konitu punya nenek moyang kau! semua orang berhak jadi Ketua Umum KONI Riau, sepanjang dio mampu dan memenuhi kriteria. Stop bebual! Ayo Kito sumpah Pocong! Jelaskan dulu uang Rp150 juta itu, kami tak ikhlas miko jadi Ketua KONI, terlalu bahayo. Di situ di KONI tu uang milyaran rupiah, sedangkan Rp150 juta saja tak dikau akui," kesal Agus HW. (*/di)