Forum Mahasiswa Peduli Riau Datangi Polda Riau, Pertanyakan Kasus Bupati dan SPPD Fiktif DPRD Rohil
Mahasiswa dari Forum Mahasiswa Peduli Riau mendatangi Mapolda Riau di Jalan Pattimura Pekanbaru Kamis (9/6/2022) mempertanyakan laporan mereka beberapa waktu lalu yang belum ditindaklanjuti masalah Bupati Rokanhilir Riau dan dugaan SPPD Fiktif DPRD Rokanh
Pekanbaru, Detak Indonesia--Korlap Forum Mahasiswa Peduli Riau Rizki Ahmad Pauzi Nasution dan Kordum Rahmat Hidayat mendatangi Mapolda Riau Jalan Pattimura, Pekanbaru, Kamis (9/6/2022).
Mereka diterima di pintu gerbang depan Mapolda Riau Jalan Pattimura Pekanbaru oleh perwakilan Polda Riau Kompol Pol Harutkemri.
Menurut Pauzi Rahmat Hidayat kepada wartawan, kedatangan mereka ke Mapolda Riau mempertanyakan laporan mereka beberapa waktu lalu yang belum ada kemajuannya, belum ada kabarnya disampaikan pihak Polda Riau kepada mahasiswa hingga saat ini.

Adapun laporan yang diadukan mahasiswa ke Polda Riau beberapa waktu lalu antara lain :
1. Meminta Kapolda Riau segera menetapkan tersangka Bupati aktif Rikanhilir Riau beserta yang terlibat dalam dugaan korupsi SPPD fiktif DPRD Kabupaten Rokanhilir.
2. Meminta Kapolda Riau memeriksa Bupati Rokanhilir atas dugaan pemalsuan ijazah dalam pencalonan anggota legislatif Kabupaten Rokanhilir Riau.
3. Meminta Kapolda Riau memeriksa KPU Rokanhilir karena diduga ada persengkokolan jahat antara Bupati aktif Rokanhilir dalam Penjaringan Legislatif Kabupaten Rokanhilir sehingga meloloskan Bupati dalam pencalonan tersebut.
4. Mendesak Kapolda Riau memeriksa Bupati Rokanhilir, Riau beserta kroni-kroninya dugaan korupsi penerimaan tenaga honorer di Kabupaten Rokanhilir sebesar Rp20 juta untuk satur orang tenaga honorer.
Menurut Kompol Pol Harutkemri, mahasiswa sebaiknya mendatangi pihak petugas di Polda Riau di dalam ruang kerjanya dan tanyakan perkembangan laporan yang disampaikan.
Tak mesti dengan menyampaikan aspirasi seperti ini di jalan. Baiknya bisa langsung menjumpai petugas penyidik di dalam Polda Riau yang menangani laporan adik-adik mahasiswa.
Kepada wartawan, mahasiswa mengeluhkan laporannya seperti tidak ditindaklanjuti, makanya mereka mendatangi Mapolda Riau. Lama sekali proses penyelidikan dan penyidikan yang mereka laporkan beberapa waktu lalu.Tak diketahui bagaimana perkembangannya. Biasanya pihak penyidik Polda Riau mengabarkan melalui Surat Pemberitahuan Perkembangan Hasil Penyelidikan (SP2HP). (azf)