Bertambah Lagi, Tiga Mobil Curi Sawit Suruhan Oknum Pendeta Diamankan di Mapolsek Pangkalankuras

Jumat, 17 Juni 2022 - 13:12:39 WIB

Tiga mobil yang digunakan untuk mencuri buah sawit suruhan pendeta dari Baganbatu Kabupaten Rokanhilir Riau diamankan di Mapolsek Pangkalankuras di Kota Sorek1 Kabupaten Pelalawan Riau, Jumat (17/6/2022). (ist)

Sorek1, Detak Indonesia--Jumat subuh tadi, 17 Juni 2022, sudah tiga unit mobil Mitsubishi yang mencuri buah sawit suruhan pendeta Baganbatu Rohil Riau berhasil diamankan di Mapolsek Pangkalankuras Kabupaten Pelalawan Riau.

Dua unit yang diamankan sebelumnya berupa mobil Mitsubishi Strada pick-up untuk pelangsir buah sawit di dalam kebun.

Sedangkan mobil ketiga yang baru diamankan Jumat subuh tadi (17/6/2022) adalah truk Mitsubishi Colt Diesel, dalam baknya berisi sekitar 4 ton buah sawit curian. Truk ini diamankan di lokasi kebun sawit 500 ha milik Pendeta Manaek Siahaan di Bukit Horas Desa Bukit Kesuma Pangkalankuras Pelalawan Riau. 

Truk ini terpuruk di jalan lunak dalam kebun sawit ban belakangnya lengket dengan bak truknya. Tengah malam Jumat tadi juga diamankan diangkut dengan mobil derek melalui jalan koridor PT RAPP di distrik Pangkalankuras sampai ke Mapolsek Pangkalankuras di Sorek1 Pelalawan Riau.

Laporan dari Desa Kesuma Kecamatan Pangkalankuras Kabupaten Pelalawan Riau, tempat kejadian perkara (TKP) pencurian TBS sawit di kebun sawit Manaek Siahaan, sejumlah pemanen ilegal suruhan pendeta dari Baganbatu itu masih tetap keras kepala mau memanen buah sawit milik Pendeta Manaek Siahaan.

Pihak Ninik Mamak Desa Bukit Kesuma sebagai pemangku adat desa setempat, Bendi suku Medang sudah meperingatkan keras para pemanen ilegal ini agar tidak menempati barak yang dibangun Pendeta Manaek Siahaan.

Diingatkan Ninik Mamak agar segera keluar dari kawasan Bukit Horas yang menjadi wilayah ulayat Bathin Hitam. Semut kalau diinjak-injak terus akan habis kesabaran. 

"Nanti akan menggigit juga semut jika dipijak terus," tegas Ninik Mamak Bendi suku Medang.

"Sebab lahan kebun yang dicuri buah sawitnya ini adalah lahan hibah Ninik Mamak suku Medang kepada Pendeta Manaek Siahaan, bukan hibah kepada Pendeta Parningotan Siregar dari Baganbatu itu," tegas Ninik Mamak Bendi suku Medang lagi.

Namun di lapangan para pekerja pemanen buah sawit suruhan pendeta Baganbatu ini tetap keras kepala kata Ninik Mamak Bendi dan pihaknya tak bertanggungjawab jika habis kesabaran masyarakat. (*/di)