Proyek Payung di Masjid Agung An Nur Pekanbaru Robek Dihantam Angin Kencang dan Hujan Deras

Senin, 27 Maret 2023 - 13:35:24 WIB

Dua dari enam payung elektrik di Masjid Agung An Nur Pekanbaru robek dan rusak parah paska hujan deras disertai es serta angin kencang yang menerjang Kota Pekanbaru dan sekitarnya, Sabtu lalu, (25/3/2023).

Pekanbaru, Detak Indonesia--Dua dari enam payung elektrik di Masjid Agung An Nur Pekanbaru robek dan rusak parah paska hujan deras disertai es serta angin kencang yang menerjang Kota Pekanbaru dan sekitarnya pada Sabtu lalu, (25/3/2023).

Dari pantauan media ini di lokasi, salah satu dari enam payung yang total senilai Rp42 miliar itu mengalami robek yang cukup lebar. Terpal atau kain payung itu terlihat melorot ke bawah hingga menyentuh lantai.

Kenapa payung itu robek? Dari pantauan di lokasi proyek, bahan payung tersebut terlihat tipis sehingga tidak mampu menahan beban terpaan angin kencang dan hujan deras.

 

Sejumlah pekerja yang berada di lokasi terlihat sedang memperbaiki dan menyambung terpal payung yang robek itu menggunakan perekat dan dibantu alat pemanas.

Ketua Harian Masjid Agung An Nur, Zulhendri Rais membenarkan perihal kerusakan itu. Kata dia, ada dua payung yang patah paska hujan deras disertai es pada Sabtu lalu.

"Cuma dengan kondisinya kemarin karena ada hujan badai dan hujan es di Pekanbaru dan ada dua payung yang patah. Tadi kita lihat orang-orang sudah mulai memperbaikinya. Kita berharap tetap nanti bisa kita pakai halaman masjid ini untuk sholat Idul Fitri sebagaimana biasanya di tahun-tahun sebelumnya," kata Zulhendri Rais, Senin (27/3/2023).

 

Dijelaskannya, Kamis awal Ramadan lalu, pengurus bersama Gubernur Riau telah mengecek kondisi pemasangan payung elektrik tersebut.

"Kamis awal puasa Ramadan bersama Gubernur kami lihat kondisinya sangat bagus waktu itu dan bahkan kita dari pengurus meminta untuk bisa dilaksanakan sholat Idul Fitri disana. Ketika itu orang proyek mengatakan Insya Allah karena kita melihat kondisi yang cukup bagus. Bagian bawah halaman masjid sudah diberi marmer atau granit dan itu sudah cukup banyak yang terpasang," katanya.

Dilansir Cakaplah.com, Sekretaris Komisi IV DPRD Riau Sugeng Pranoto mempertanyakan kualitas payung elektrik raksasa yang saat ini dibangun Pemerintah Provinsi Riau itu.

Menurutnya, dengan besaran anggaran yang mencapai Rp42 miliar tersebut, payung elektrik raksasa di Masjid Agung An Nur ini mestinya memiliki ketahanan yang sangat kuat.

"Katanya, terpalnya berkualitas, yang bisa bertahan dan tidak lapuk selama puluhan tahun, tapi kok ini bisa hancur ya," kata Sugeng Pranoto, Ahad (26/3/2023). (tim)