Tahun ini akan kembali melakukan proses sertifikasi

PTPN V Kembali Kantongi Sertifikasi RSPO

Di Baca : 1457 Kali
CEO PTPN V, Jatmiko Santosa (kiri) bersama Wamen I BUMN, Pahala Mansury saat mengunjungi instalasi pembangkit tenaga biogas (PTBG) salah satu pabrik kelapa sawit PTPN V. Anak perusahaan Holding Perkebunan Nusantara III (Persero) itu terus berkomitmen mene

Pekanbaru, Detak Indonesia--Mengawali 2022, PT Perkebunan Nusantara V Riau, mendapatkan kado indah usaha kembali meraih perpanjangan sertifikat budidaya dan pengelolaan perkebunan sawit lestari dan berkelanjutan internasional atau yang lebih dikenal dengan Roundtable on Sustainable Palm Oil (RSPO), dari lembaga sertifikasi independen internasional TUV Rheinland.

Chief Executive Officer PT Perkebunan Nusantara V, Jatmiko Santosa, mengatakan perpanjangan sertifikasi dua unit pabrik kelapa sawit (PKS) anak perusahaan Holding Perkebunan Nusantara III (Persero) yang beroperasi di Riau tersebut diterima PKS Sei Rokan, Kabupaten Rokan Hulu dengan nomor registrasi 82450216054, dan PKS Tandun, Kabupaten Kampar dengan nomor registrasi 82450216046. 

“Sertifikat RSPO ini adalah bukti bahwa PTPN V terus berkomitmen sebagai produsen CPO (minyak sawit mentah) dengan menerapkan konsep bisnis lestari dan berkelanjutan di Riau. Dan juga, ini merupakan kado indah mengawali 2022 di tengah situasi yang serba menantang akibat pandemi," katanya di Pekanbaru, Jumat (18/2/2022). 

Sebelumnya, kedua PKS itu telah mengantongi sertifikasi RSPO pada 2016 silam. Dengan adanya perpanjangan sertifikasi ini, maka PKS Sei Rokan dan PKS Tandun berhak atas sertifikasi yang berlaku hingga 2026 mendatang. 

Saat ini, PTPN V tercatat telah mengantongi 10 sertifikat RSPO, terdiri dari sembilan PKS dan satu unit pabrik inti sawit atau palm kernel mill (PKO). Tahun 2022 ini, perusahaan menargetkan seluruh 12 PKS dan satu PKO perusahaan BUMN itu mengantongi sertifikasi RSPO. Sertifikasi tersebut, kata dia, akan menjadi modal kuat bagi segenap insan perusahaan dalam terus mengimplementasikan program transformasi BUMN dan bisnis yang berkelanjutan pada tahun-tahun mendatang. 






[Ikuti Terus Detakindonesia.co.id Melalui Sosial Media]






Berita Lainnya...

Tulis Komentar