TANAMAN LAIN PERLU DITANAM JUGA

Panen Padi Gogo di Desa Nangbelawan Karo

Di Baca : 4987 Kali

[{"body":"

Simpangempat, Detak Indonesia<\/strong>--Panen Bersama Padi Gogo 2018 di Desa Nangbelawan Kecamatan Simpang Empat Kabupaten Karo di salah satu lahan padi warga yang menjadi percontohan untuk Kecamatan Simpang Empat oleh Muspida Kecamatan simpang empat. <\/p>\r\n\r\n

Kapolsek Simpang Empat  AKP Nazidres Syarif SH mewakili Kapolres Karo mengatakan dalam acara panen raya ini, menjelaskan Polsek simpang empat mewakili sekaligus sebagai muspika kecamatan simpang empat, melihat panen raya ini bagus, sudah melibatkan beberapa instasi, untuk meningkatkan petani dan bulog, instasi sudah bergabung bersama. <\/p>\r\n\r\n

Tapi kalau bisa jangan padi saja tapi tanaman lain juga buat acara panen raya,  supaya masyarakat lebih semangat dalam bertani karena kegiatan seperti ini bisa menjadi support bagi para petani.  <\/p>\r\n\r\n

Kepala Bidang Penyuluhan Ir Ajaren Sinuraya MP perwakilan dari kabupaten yang hadir bersama empat orang dari Dinas Pertanian kabupaten dan penyuluh pertanian lapangan sembilan orang, mengatakan tiap tahun Kegiatan seperti ini dilakukan jika kelompok tani mengundang akan datang baik jagung atau padi. <\/p>\r\n\r\n

"Saya rasa bagus sekali panen hari ini, kita harapkan petani padi agar mempertahankan program nasional sehingga kita mengimbau petani untuk tetap menanam padi karena tujuan kita agar bisa memenuhi kebutuhan kita sendiri," ungkap Ajaren saat konfirmasi di lapangan.<\/p>\r\n\r\n

Ditambahkan lagi oleh Koordinator PPL Kecamatan Simpang Empat Marlinza Simamora SP, khusus untuk Desa Nangbelawan hasil padi gogo cukup memuaskan di tahun 2018 ini,  diharapkan sampel yang dipilih tempat panen raya ini menjadi contoh bagi pengurus-pengusrus kelompok tani di desa ini. <\/p>\r\n\r\n

Perwakilan dari Bulog Kabanjahe, Zakaria Ansari, di kesempatan ini juga menyampaikan ungkapannya.<\/p>\r\n\r\n

"Saya merasa apreasi yang cukup besar buat bapak KUPT (Kepala Unit Pelaksana Teknis) Simpang Empat yang memberi motivasi kepada petani cukup bagus sehingga penanam padi di tahun ini sangat meningkat ada sekitar 125 hektare tanaman padi di tempat ini," ujarnya.<\/p>\r\n\r\n

Disambut langsung oleh Kepala KUPT Dinas Pertanian Kecamatan Simpang Empat Lukman Sihotang SP, pihaknya melakukan teknis memberi motivasi ke masyarakat melalui PPL,  membimbing mereka agar memberi motivasi kepada masyarakat, melihat hasil padi sudah meningkat dari tahun sebelumnya, namun sangat diharapkan masyarakat masing-masing desa swasembada pangan mandiri, sehingga setelah desa meningkat ke kecamatan, terus ke Kabupaten Karo khusunya. <\/p>\r\n\r\n

Kepela Unit Pelaksanana Teknis (KUPT) Dinas Pertanian Kecamatan Simpang Empat  Lukman Sitohang SP menjelaskan pihaknya melakukan teknis melalui PPL dibimbimng mereka agar memberi motivasi kepada masyarakat,  dilihat ini meningkat dari tahun sebelumnya,  diharapkan masyarakat masing-masing desa swasembada, setelah desa kecamatan,  kabupaten,  Karo khususnya.  <\/p>\r\n\r\n

Danramil Kecamatan Simpang Empat Kabupaten Karo J Surbakti yang juga hadir turut menyampaikan rasa bangganya. Menurutnya penyuluhan dari Dinas Pertanian menyampaikan kepadanya selaku Danramil Simpang Empat Kadis Pertanian juga Kabulog.<\/p>\r\n\r\n

"Kita melakukan penuyuluhan dalam rangka meningkatkan kegiatan ketahanan pangan,  di Kabupaten Karo khususnya di Kecamatan Simpang Empat, maka kita mengajak semua, mulai dari KUPT, ketua kelompok tani, Kepala Desa Nangbelawan,   Camat dan Muspika Kecamatan Simpang Empat untuk bisa saling bekerja sama, untuk mengajak dan mengimbau kepada masyarakat agar menanam dan mengggalakkan kembali penanaman pajale (padi jagung kedele) karena kita tahu bahwa selama ini kita impor beras dari luar negeri,  jadi pemerintah dalam hal ini baik Presiden, Panglima TNI, Menteri Pertanian,  merasa prihatin melihat betapa luasnya Indonesia kenapa kita harus mengimpor beras dari luar negeri,  sehingga pada tahun 2015 ada MOU antar Panglima TNI dan Menteri Pertanian, juga Presiden agar kita memanfaatkan lahan tidur supaya lahan tersebut bisa kita kembangkan untuk pajale. Dengan harapan tanaman pangan kita bisa tercukupi," ungkapnya. <\/p>\r\n\r\n

Tambah Danramil lagi, selama ini sudah berapa banyak uang negara ini digunakan untuk membeli beras keluar negeri seperti Vietnam, Thailand dan negara lainnya. Tapi syukurlah,  di 2017 sudah bisa mengekspor beras keluar negeri, tidak membeli lagi, dari situ bisa dilihat sudah ada peningkatan pangan di negara tercinta ini. <\/p>\r\n\r\n

"Maka dengan ada kegiatan ketahanan pangan ini berharap bisa terus meningkat," katanya saat melakukan pemotongan padi di sawah. <\/p>\r\n\r\n

Sementara pemilik lahan padi Tetap Sitepu dan Agape Ginting mengucapkan terima kasih dan bangga lahannya bisa menjadi contoh serta tempat panen raya padi gogo di tahun ini.<\/p>\r\n\r\n

 Tetap Sitepu mengungkapkan kalau tidak sia sia bersusah payah merawat tanaman padi ini ternyata ada yang memeperhatikan juga. Ini dikatakannya saat ditemui di ladangnya.(pmg) <\/strong><\/p>\r\n\r\n

 <\/p>\r\n","photo":"\/images\/news\/dsct4brhwy\/9-panen-karo-ok.jpg","caption":"Muspika Simpang Empat, perwakilan Dinas Pertanian Kabupaten\u00a0Karo Sumut,\u00a0\u00a0Kasibulog Kabanjahe,\u00a0Kepala Desa Nangbelawan panen padi Gogo 2018 bersama di Desa Nangbelawan, Jumat (9\/2\/2018).(pmg\/Detak Indonesia.co.id)\u00a0"}]



[Ikuti Terus Detakindonesia.co.id Melalui Sosial Media]






Berita Lainnya...

Tulis Komentar