Komisi Anti-Korupsi Malaysia Kulik Transfer Dana ke Najib

KUALA LUMPUR,Detak Indonesia - Mantan perdana menteri Malaysia Najib Razak kembali memberi keterangan lanjutan ke Komisi Anti-Korupsi Malaysia (MACC) pada Kamis (24/5). Najib akan dimintai keterangan terkait transfer mencurigakan jutaan dolar ke rekening pribadinya.

Pria berusia 64 tahun itu memasuki gedung MACC dengan senyum dan melambaikan tangan kepada kerumunan wartawan di luar gedung. Pada Rabu malam (23/5), Najib mengomentari pernyataan Mahathir dan Menteri keuangannya terkait dana 1MDB di akun Facebooknya. Ia mengatakan pernyataan membingungkan dari pemerintah terkait 1MDB menyebabkan pasar saham jatuh.

"Meskipun Anda mungkin ingin memfitnah dan menyalahkan saya untuk memberikan persepsi tentang kondisi keuangan yang mengerikan. Dan untuk membenarkan mengapa Anda tidak dapat memenuhi janji-janji manifesto Anda. Tetapi anda harus ingat bahwa negara dan orang-orang kami datang lebih dulu," tulis Najib.

Najib memenuhi panggilan pertamanya pada Selasa (22/5) untuk menjelaskan transfer 10,6 juta dolar AS ke rekening pribadinya terkait dana 1Malaysia Development Berhad (1MDB). Jumlah tersebut hanya sebagian kecil dari miliaran dolar yang hilang dari 1MDB. Skandal itu merupakan alasan utama mengapa Najib kalah dalam pemilihan 9 Mei lalu.

Najib dikalahkan oleh koalisi yang dipimpin Mahathir Mohamad (92 tahun). Mahathir telah berhenti sebagai perdana menteri pada 2003 setelah memimpin Malaysia selama 22 tahun. Mahathir memutuskan melawan Najib setelah meyakini mantan anak didiknya itu melakukan korupsi.


Baca Juga