Siklon Tropis Senyar Landa Aceh, Sumut, Sumbar

Pemerintah Gerak Cepat Tangani Bencana Hidrometeorologi di Tiga Provinsi Sumatra

Di Baca : 5542 Kali
Foto kiri atas, suasana Rapat Tingkat Menteri membahas percepatan penanganan bencana banjir dan tanah longsor di wilayah Provinsi Aceh, Sumatera Utara dan Sumatera Barat di ruang Pusdalops, Graha BNPB, Jakarta Kamis (27/11/2025). Foto kanan atas petugas BPBD Kota Solok evakuasi warga terdampak banjir, Kamis (27/11/2025). Foto kiri dan kanan bawah, bangunan rusak, tiang listrik miring akibat gempa melanda Kabupaten Simeuluez Provinsi Aceh, berkekuatan 6,5 magnitudo, Kamis (27/11/2025). (Dok. BNPB, BPBD Kota Solok, BPBD Simeulue)
 

BMKG memastikan, dengan punahnya siklon ini, maka cuaca diprakiraan akan berangsur-angsur membaik sehingga diharapkan upaya penanganan darurat hingga pemulihan pascabencana dapat dilakukan secara maksimal.

Meski demikian, BMKG mengingatkan adanya potensi peningkatan cuaca ekstrem akibat aktivitas MJO (Madden-Julian Oscillation), terutama di wilayah Mandailing Natal dan Sumatra Barat, sehingga kewaspadaan tetap perlu ditingkatkan.

Dalam segenap rangkaian penanganan darurat bencana di tiga provinsi ini, BMKG juga berkomitmen untuk berkolaborasi dengan BNPB untuk mendukung penyelenggaraan OMC.

Menutup rapat, Menko PMK menegaskan bahwa seluruh daerah terdampak telah menetapkan status keadaan darurat, yang menjadi dasar percepatan pengerahan sumber daya oleh pemerintah pusat. Pemerintah memastikan dukungan penuh agar penanganan darurat berjalan optimal dan masyarakat terdampak segera mendapatkan bantuan yang dibutuhkan.

“Masing-masing daerah sudah menetapkan kondisi darurat. Ini yang menjadi dasar untuk kita kemudian bisa bergerak cepat memberikan dukungan semaksimal mungkin dari pusat ke daerah,” pungkas Pratikno. (tim)







[Ikuti Terus Detakindonesia.co.id Melalui Sosial Media]






Berita Lainnya...

Tulis Komentar