Program JKN Dampingi Kristi Warga Kabupaten Karo Lawan Kanker Ovarium
Kristi menuturkan bahwa dirinya berusaha menjalani hari-harinya dengan tenang meskipun dalam kondisi sakit, hal ini juga didukung oleh Program JKN yang membantunya meringankan beban biaya saat berobat.
“Saya pernah dirawat di Rumah Sakit Amanda Berastagi lalu di rujuk ke Rumah Sakit Adam Malik Medan untuk mendapatkan pelayanan lebih lanjut. Sesampainya di Rumah Sakit Adam Malik kemudian cek darah terlebih dahulu agar untuk mengetahui saya sakit apa. Waktu itu saya dirawat inap. Dari hasil cek darah itulah saya didiagnosa kanker ovarium,” jelas Kristi.
Kondisi Kristi sempat memburuk dan mengharuskan dirinya harus menjalani operasi dan kemoterapi serta harus rawat inap berkali-kali. Upaya demi upaya dilakukan, hingga sampai saat ini Kristi sudah melakukan sepuluh kali kemoterapi dan dua kali operasi. Kondisi Kristi kini sudah mulai membaik. Ia menyampaikan rasa terima kasihnya kepada Program JKN yang selalu membantu dirinya selama pengobatan.
“Puji Tuhan Program JKN ini sangat membantu sekali. Ini adalah pengalaman pribadi saya sendiri memakai layanan fasilitas kesehatan dengan Program JKN. Dari awal berobat hingga operasi berapa biaya yang harus saya keluarkan kalau tidak ada program ini. Mungkin saya tidak bisa melanjutkan berobat dan tidak tahu bagaimana nasib saya kalau tidak ada JKN. Oleh karenanya saya sangat berterima kasih kepada pemerintah karena telah hadir melalui Program JKN. Saya tahu orang dengan kemampuan finansial yang baik pun akan kewalahan apabila harus disuruh bayar biaya pengobatan, apalagi bagi orang-orang yang kurang mampu. Terima kasih sekali lagi, dengan Program JKN kami seluruh masyarakat bisa berobat tanpa harus terbebani biaya,” tutup Kristi. (stm)
Tulis Komentar