Sudah Timbulkan Berbagai Masalah, Proyek SPAM Desa di Inhu Dapat Sorotan Tajam
Pekanbaru, Detak Indonesia--Proyek Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) sedang mendapat sorotan tajam karena sudah menimbulkan berbagai masalah, mulai dari mangkrak, dugaan korupsi, hingga mutu pengerjaan yang buruk.
"Proyek SPAM di daerah-daerah disorot."
"Terkait dua paket proyek SPAM jaringan perpipaan desa di Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) Riau yang dianggarkan pada 2025, tidak ada aroma busuk dan dia tidak terlibat dalam praktik KKN," kata Anggota DPRD Inhu, Raja Andrea Malantino membantahnya pada media, belum lama ini.
“Saya tidak menerima sepeserpun dari pencairan uang muka atas kegiatan tersebut. Saya juga tidak mengenal nama Ridwan Yus,” jelasnya.
Raja Andrea Malantino kembali menyatakan, proyek tersebut tidak ada aroma KKN nya, sembari menambahkan proyek Pemda itu gawenya dinas di Pemda Inhu.
“Sebenarnya saya tidak pernah ikut dalam pelaksanaan pekerjaan tentang proyek air Minum (SPAM) Jaringan Perpipaan Desa tersebut,” tambahnya.
Dia mendesak pada pihak pelaksana kegiatan, untuk dapat menyelesaikan permasalahan dengan pihak perusahaan CV Kenca Prima Nusa.
Tulis Komentar