Tembus Usia 2,5 Tahun

Sawit Muda PTPN IV Regional III Catat Produksi di Atas Standar Nasional

Di Baca : 59 Kali
PTPN IV PalmCo melalui entitasnya di Bumi Lancang Kuning, Riau, kembali mengukir catatan positif kala tanaman sawit muda hasil peremajaan kebun inti di sejumlah kebun PTPN IV Regional III berhasil memulai fase panen pada usia 2,5 tahun atau pada saat usia tanaman belum menghasilkan (TBM-3). (Dok. Humas PTPN IV Regional III)
 

Selain di Sei Siasam, panen perdana juga dilangsungkan di sejumlah titik secara serentak. Di Kebun Air Molek II, Kabupaten Indragiri Hulu, kegiatan panen perdana di hamparan sawit muda seluas 535,59 Ha dihadiri langsung oleh Business Support Head Achmedy Akbar. Tidak jauh berbeda dengan di Sei Siasam, protas TBS di Air Molek II juga tercatat cukup membanggakan mencapai 8,13 ton/ha.

Selanjutnya, kegiatan panen perdana juga turut berlangsung di Kebun Terantam dengan total luas areal mencapai 329,66 Ha serta protas TBS tercatat mencapai 7,10 ton/Ha. Begitu juga di Kebun Lubuk Dalam dengan total areal mencapai 457,45 Ha, Sei Buatan dengan areal seluas 76,93 Ha, serta Sei Berlian dengan areal mencapai 37,04 Ha.

Bambang menjelaskan bahwa program peremajaan ini juga sebagai bentuk inisiatif PTPN IV Regional III dalam mendukung target produktivitas yang ditetap oleh Sub Holding PTPN IV PalmCo sebesar 7 ton CPO per hektare per tahun. Target itu sekaligus menjadi pilot project bagi Regional III untuk menunjukkan perbaikan signifikan di tingkat teknis dan manajerial.

Ia bilang, peningkatan produktivitas akan dicapai melalui pengelolaan agronomi presisi yang didukung dengan teknis budidaya yang baik serta inisiatif digitalisasi.

"Fokus kami bukan hanya pada kuantitas, tetapi juga kualitas. Setiap hektare yang diremajakan harus dikelola dengan disiplin tinggi agar menghasilkan rendemen dan produktivitas maksimal,” tuturnya.

Lebih jauh, Operation Head PTPN IV Regional III Sori Ritonga menambahkan bahwa langkah replanting ini menjadi bagian dari komitmen entitas terhadap Sustainable Palm Oil Management, sejalan dengan prinsip Environmental, Social, and Governance dan sertifikasi RSPO/ISPO yang terus diperkuat oleh PTPN Group.







[Ikuti Terus Detakindonesia.co.id Melalui Sosial Media]






Berita Lainnya...

Tulis Komentar