SUDUT YANG TERLEWATKAN

Anak-anak Kampung Sedih Tak Dapat Berebutan Saat Presiden Resmikan IPAL Pekanbaru

Di Baca : 2195 Kali
Presiden Joko Widodo (Jokowi) meresmikan Sistem Pengelolaan Air Limbah Domestik Terpusat (SPALDT) Bambu Kuning, Kota Pekanbaru, Provinsi Riau, Jumat (31/5/2024). (Dok. Sesneg/tim/azf)
 

Ada keluhan warga dekat bangunan IPAL itu yang konstruksi rumah warga retak diduga akibat dampak pembangunan gedung IPAL tersebut. Kini sedang dinego dimediasi antara warga dengan pihak kontraktor untuk perbaikan.

Rumah warga yang diduga terdampak pembangunan IPAL, dinding retak halaman amblas.

Sementara ada kesedihan anak-anak kampung di lokasi kumuh samping IPAL ini yang tak kebagian pemberian Presiden katanya ada rebutan buku dan baju dari pemberian Presiden kepada anak-anak sekolah dan warga yang khusus berkumpul saat Presiden akan pulang, namun anak-anak kampung ini tak kebagian karena tak boleh mendekat selain kumpulan warga dan anak-anak sekolah tertentu saja di pintu keluar pekarangan IPAL.

Bocah-bocah ini menyebutkan nama dua sekolah SMP yang muridnya rebutan pembagian Presiden. Demikian juga warga.

Bocah-bocah laki-laki yang sedih ini bertelanjang dada tak pakai baju dan sepulang rombongan Presiden, bocah-bocah ini duduk-duduk di pintu keluar lokasi IPAL tak pakai sandal tak pakai baju dan nampak kumuh memandangi bangunan IPAL. Sementara nampak berkeliaran ternak kambing dan domba dekat bocah-bocah ini. Mungkin mereka menggembalakan domba. (sesneg/di/tim)







[Ikuti Terus Detakindonesia.co.id Melalui Sosial Media]






Berita Lainnya...

Tulis Komentar