secara pribadi banyak membantu dan mempermudah masyarakat Melayu

Kepala Staf Angkatan Laut RI Dianugerahi Gelar Adat Datuk Seri Segara Utama Setia Wangsa

Di Baca : 1821 Kali
Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr H Muhammad Ali SE MM MTr Opsla, menerima penganugerahan gelar adat Datuk Seri Segara Utama Setia Wangsa dari Lembaga Adat Melayu Riau (LAM Riau) Rabu 5 Juni 2024 di Balai Adat Melayu Riau, Jalan Diponegoro Pekanbaru. (ist)
 

Setelah melalui prosesi penganugerahan adat, Tuan Laksamana TNI Dr H Muhammad Ali SE MM MTr Opsla berhak menyandang Gelar Adat selama masa hidupnya dan berhak dipanggil dengan sapaan kehormatan Datuk Seri.

Kata Datuk, kata ini berhulu kepada Bahasa Sansekerta, yang maknanya adalah orang yang mulia. Seorang Datuk, adalah seorang pemimpin utama di tengah masyarakat, dan kata ini tidak hanya dipakai di Riau, tapi juga di berbagai Kawasan rumpun Melayu di sekotah dunia. Setelah kata Dato’/Datuk, diikuti dengan kata “Seri” (Sri/Shri). Kata ini memiliki arti kilau cahaya dalam diri yang muncul ke permukaan, atau aura positif. Sehingga Datuk yang penuh Seri, mempunyai arti seorang pemimpin yang menjalankan amanah yang terpikul di pundaknya dengan cara berbuat sesuai dengan ketentuan sang pencipta, serta menjalankan kepemimpinannya sesuai dengan perjanjian kepemimpinan dan kaidah-kaidah kemanusiaan yang universal.

Sementara kata “Segara” dalam frasa “Segara Utama Setia Wangsa” tidaklah memiliki arti yang tunggal. Secara harpiah, kata itu berarti “Air atau Lautan”, atau secara maknawi, memiliki arti, tentang sesuatu, atau seseorang yang memiliki kedalaman nilai dalam diri, memiliki kekuatan besar bak gelombang yang bergulung-gulung. Sementara kata “Wangsa”, dalam takrif Melayu, khususnya jika ditelisik dalam naskah Melayu kuno, memiliki arti “Bangsa”, sebuah kesatuan dari komunitas kaum atau bani, yang berhimpun dalam satu wilayah tanah dan pemerintahan, yang konteks hari ini, dapat diartikan sebagai bangsa dan negara yang tercinta, Republik Indonesia. Oleh karenanya, seseorang yang “Setia Wangsa” akan meletakkan kecintaan dan kesetiaan kepada bangsa dan negara, mengatasi kecintaan kepada diri sendiri dan kelompoknya.

Jasa seseorang tentu tidak hanya dilihat secara kasat mata seperti pemberian benda tertentu. Jasa dapat dipandang dari sudut penjagaan kelautan kepulauan Melayu dan Indonesia umumnya. Peradaban kebudayaan Melayu melalui masyarakatnya dapat berkembang sebab laut sebagai tempat masyarakat Melayu mencari kehidupan. Melalui pertahanan dan keamanan laut, nelayan bisa melaut, melalui pertahanan dan keamanan laut pula jalur peredaran narkoba bisa ditekan. Selain itu Tuan Laksamana TNI Dr H Muhammad Ali SE MM MTr Opsla dimana secara pribadi banyak pula membantu dan mempermudah masyarakat Melayu, khususnya masyarakat Melayu di Dumai dalam memenuhi kebutuhan ekonominya.(tim/azf)







[Ikuti Terus Detakindonesia.co.id Melalui Sosial Media]






Berita Lainnya...

Tulis Komentar